Jakarta, Properti Indonesia – Strategi Paramount Land di tahun 2021 masih sama seperti tahun 2020, yang memfokuskan penjualan produk secara online. Mulai dari pemilihan unit hingga sistem pembayaran guna mempermudah customer.
“Yang kita lakukan masih sama, kalau kita mengamati sepanjang 2020 sebenarnya customer yang butuh akan rumah sama saja dan selalu bertambah,” ujar Director Sales & Marketing Paramount Land, M. Nawawi dalam acara diskusi daring bertajuk "Titik Balik Properti Paska Relaksasi, Selasa (30/3) lalu.
Nawawi menuturkan, meski dilakukan secara online, namun strategi penjualan yang dilakukan tetap mengutamakan kemudahan bagi pembeli untuk melihat, menghitung, mengamati, dan merasakan produk yang disajikan pengembang.
Baca Juga : Paramount Land Luncurkan Program Lunar Year Salebration 2021
“Tanpa pandemi atau tanpa relaksasi tetap sama. Selalu menciptakan value yang tinggi untuk produk yang kita miliki,” imbuh Nawawi. Sebagai contoh, sebutnya, setiap produk yang dipasarkan Paramount Land harus dirancang dengan matang mulai dari desain, lahan produk, dan waktu peluncuran. "Terbukti ketika masa pandemi hampir semua produk Paramount Land yang diluncurkan dari Maret 2020 sampai awal 2021 terjual habis dengan strategi tersebut," jelasnya.
Beberapa produk tersebut, diantaranya Nara Village yang dipasarkan dengan harga mulai Rp1,7 miliar per unit serta produk komersial Aniva Junction dan Aniva Grande yang dipasarkan mulai dari Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar. Paramount Land sendiri untuk tahun ini menargetkan marketing sales sebesar Rp2,6 triliun atau lebih tinggi dibanding tahun lalu sebesar Rp2,3 triliun.