Jakarta, Properti Indonesia – Emiten Properti PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) hari ini, Kamis (11/2) mulai mencatatkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2021 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan informasi yang tercantum dalam laman portal Bursa Efek Indonesia (idx.co.id), obligasi yang dicatatkan sebesar Rp731 miliar yang terdiri dari tiga seri, antara lain Seri A (PJAA02ACN2) sebesar Rp516 miliar dengan tingkat bunga 7,25% dan jangka waktu 370 hari, Seri B (PJAA02BCN2) sebesar Rp149,6 miliar dengan tingkat bunga 8,90% dan jangka waktu 3 tahun, serta Seri C (PJAA02CCN2) dengan nilai nominal sebesar Rp65,4 miliar dengan tingkat bunga 9,60% dan jangka waktu 5 tahun.
Adapun, hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk Obligasi Tahap II Jaya Ancol tersebut adalah idA (Single A). Sementara bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Permata Tbk.
Dengan pencatatan ini, maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI telah berjumlah 472 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp426,60 Triliun dan USD47,5 juta, yang diterbitkan oleh 130 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 138 seri dengan nilai nominal Rp4.000,55 Triliun dan USDR400,00 juta. Sedangkan EBA sebanyak 11 emisi senilai Rp7,29 Triliun.
Sehari sebelumnya, Rabu (10/2) emiten properti PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) juga mulai mencatatkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021, di Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi yang dicatatkan adalah sebesar Rp 204.325.000.000 dengan tingkat bunga 11,50% per tahun serta jangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi.