Jakarta, Properti Indonesia - Menginjak usia ke-34 tahun pada November 2026, pengembang properti Synthesis Development terus memacu penetrasi pasar akhir tahun melalui program penjualan bertajuk Race to Finish.
Program yang berlangsung hingga Desember 2026 ini melingkupi empat proyek utama perusahaan di kawasan Jabodetabek, yakni Synthesis Huis Jakarta, Anandaya Home Resort, Aksara Homes, dan Arsa Homes.
Langkah ini diambil sebagai strategi perusahaan untuk mengoptimalkan target pencapaian bisnis hingga penghujung 2026, sekaligus merespons dinamika kebutuhan pasar properti menjelang penutupan tahun anggaran.
Chief Operating Officer Synthesis Development, Aldo Daniel, mengungkapkan bahwa usia ke-34 menjadi momentum bagi perusahaan untuk menjaga laju pertumbuhan bisnis sekaligus memperluas jangkauan akses hunian bagi masyarakat.
Melalui momentum tersebut, perusahaan berupaya memberikan skema penawaran khusus pada proyek-proyek unggulan agar konsumen dapat memperoleh hunian yang sesuai dengan rencana finansial jangka panjang.
"Memasuki usia ke-34 tahun, kami melihat momentum ini sebagai kesempatan untuk terus bertumbuh sekaligus memberikan apresiasi kepada konsumen yang telah mempercayai Synthesis Development," ujar Aldo Daniel dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/11).
Dirinya mengatakan, dalam program penyerapan akhir tahun ini, Synthesis Development mengandalkan portofolio yang tersebar di beberapa lokasi strategis dengan karakteristik target pasar berbeda. Untuk segmen menengah atas, misalnya. Pengembang mengandalkan Synthesis Huis di Cijantung, Jakarta Timur. Proyek berkonsep hunian urban berwawasan lingkungan ini dipasarkan mulai kisaran Rp2 miliar dengan memanfaatkan aksesibilitas menuju koridor bisnis TB Simatupang.
Sementara untuk segmen pembeli rumah pertama dan pasangan muda, Synthesis menawarkan Anandaya Home Resort di Parung Panjang. Mengusung konsep kawasan bernuansa resor, unit pada proyek ini ditawarkan mulai kisaran Rp400 jutaan.
Adapun untuk konsumen perkotaan yang mengutamakan mobilitas, pengembang menyiapkan Aksara Homes dan Arsa Homes di kawasan penyangga Jakarta Selatan. Berada di radius akses 5 hingga 10 menit menuju Stasiun MRT Lebak Bulus serta koridor TB Simatupang, kedua proyek ini ditawarkan dengan kisaran harga mulai Rp1,6 miliar dan opsi cicilan mulai Rp8 jutaan per bulan.
"Melalui Race to Finish, kami menghadirkan berbagai penawaran spesial dari proyek-proyek unggulan kami agar semakin banyak masyarakat dapat mewujudkan impian memiliki hunian. Kami berharap program ini dapat menjadi momentum yang tepat bagi konsumen untuk mengambil langkah menuju hunian yang sesuai dengan kebutuhan dan rencana masa depan mereka," kata Aldo.
Selama periode kampanye akhir tahun, pengembang juga menyediakan stimulan transaksi berupa kemudahan pembayaran, potongan uang muka, hingga subsidi cicilan KPR. Sejak berdiri, Synthesis Development telah mengembangkan portofolio properti yang mencakup hunian tapak, bangunan bertingkat tinggi, kawasan komersial, hingga sektor hospitality. Memasuki usia 34 tahun, pengembang menyatakan akan terus memperkuat pengembangan kawasan yang berorientasi pada nilai investasi jangka panjang serta keberlanjutan lingkungan.