Jakarta, Properti Indonesia – Sepuluh pelukis modern dan kontemporer Indonesia memamerkan hasil karyanya pada 26 Maret hingga 10 April 2022 mendatang di TEKA Real Wood, Paku Alam, Alam Sutera, Tangerang Selatan. Ke sepuluh pelukis itu meliputi Syakieb Sungkar, Amrus Natalsya, KP Hardi Danuwijoyo, Nisan Kristiyanto, Erman Sadin, Sarnadi Adam, Indyra, Sukriyal Sadin, Chryshnanda Dwilaksana dan Revoluta S.Pameran lukisan bertajuk Art Kembang Kayu merupakan kolaborasi seni lukis dengan interior lantai kayu dari brand TEKA, PT Tanjung Kreasi Parquet Industry (TKPI), anak perusahaan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSN Group).
Kurator Art Kembang Kayu, Anna Sungkar mengatakan, dalam kanvas-kanvas pelukis senior Indonesia tahun 1970-an, cenderung abstrak atau semi abstrak lebih dominan. Kecenderungan ini sebagai lirisisme yang tumbuh seiring berkembangnya pembangunan properti di perkotaan, sehingga lukisan-lukisan dibutuhkan sebagai penghias dekorasi dan properti yang baru terbangun.
“Karya-karya para seniman yang dipamerkan ini sebagian besar, secara kebetulan mengarahkan pemilihan karyanya yang berbau lirisisme. Tentu saja, banyak karya-karya di luar lirisisme yang cocok juga untuk dipadankan menjadi bagian elemen interior, semuanya sangat bergantung dari situasi dan preferensi para arsitek dan pemilik rumah,” ujar Anna dalam siaran pers yang diterima Properti Indonesia, Sabtu (26/3).
Direktur TKPI, Muhammad Hamdani, juga mengatakan pameran Art Kembang Kayu yang melibatkan 10 seniman seni rupa Indonesia merupakan langkah awal TEKA dalam mengapresiasi ide kreatif para seniman sekaligus untuk bentuk kolaborasi interior lantai kayu dengan para seniman Indonesia.
“Bagi kami, lantai kayu bukan hanya sebuah produk melainkan sebuah karya dari keberagaman dan keunikan dari setiap pohon untuk menciptakan keindahan dari suatu ruangan,” kata Muhammad Hamdani.
Lanjutnya, melalui pameran tersebut, para seniman alternatif baru memamerkan karya sekaligus memberikan ruang bagi TEKA untuk memperkenalkan produk lantai kayu permium kepada khalayak yang lebug luas.
“Setelah lebih dari 25 tahun PT. Tanjung Kreasi Parquet Industry subsidiary PT. Dharma Satya Nusantara, Tbk menghasilkan produk lantai kayu premium yang di ekspor ke lebih dari 44 negara, mulai tahun 2021 kami menghadirkan produk lantai premium kami bagi masyarakat Indonesia yang ditandai dengan pembukaan TEKA Wood Flooring Gallery pertama di Alam Sutera,” jelasnya.