Jakarta, Properti Indonesia - Pengembang properti Perum Perumnas telah menyelesaikan proses konstruksi struktur teratas (topping off) dari proyek hunian Samesta Mahata Serpong pada tower Cattleya, pada Sabtu (17/4) lalu. Hunian vertikal ini terintegrasi dengan stasun KRL Rawabuntu, Tangerang Selatan. Dalam acara tersebut, turut hadir Menteri BUMN Erick Tohir dan Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono.
Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro mengatakan, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung, Perumnas tetap berkomitmen mengedepankan pelayanan publik dalam penyediaan hunian terjangkau dan strategis bagi masyarakat.
Perusahaan juga menyediakan slot sekitar 20% untuk unit hunian subsidi di setiap proyek Perumnas termasuk di proyek Samesta Mahata Serpong.
“Hingga saat ini, progress konstruksi tidak mengalami perlambatan meskipun di tengah suasana pandemi covid,” ujar Budi, dilansir dari perumnas.co.id, Sabtu (17/4).
Tower Cattleya dibangun setinggi 34 lantai dengan 743 unit, dari total pembangunan Samesta Mahata Serpong yang akan dikembangkan dalam 2 tahap terdiri dari 3.632 unit hunian. Samesta Mahata Serpong dibangun di atas luas lahan 24.626 m2.
Sementara tipe unit yang ditawarkan antara lain tipe studio (21,9 m2), 2 bedroom (35,9 m2), dan 2 bedroom+ (60,47 m2). Harga per unitnya mulai dari Rp380 juta. Kemudian fasilitas yang tersedia diantaranya area komersil seperti modern retail, kafe dan coffee shop, restoran, dan lain-lain. fasilitas penunjang lainnya disesuaikan dengan konsep milenial sepeti wall climbing, jogging track, yoga space, meeting space, game and music area, serta spot area yang instagramable dan sarana ibadah.