Pendapatan Usaha BSDE Tembus Rp7,3 Triliun di Kuartal III 2023

Pendapatan Usaha BSDE Tembus Rp7,3 Triliun di Kuartal III 2023
Ilustrasi kawasan BSD CIty (Dok. Sinar Mas Land)

Jakarta, Properti Indonesia - Emiten properti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp7,31 triliun pada triwulan III 2023. Penjualan tanah, bangunan dan strata title menjadi kontribusi terbesar bagi pendapatan Perseroan. 

Dari segi pencapaian, segmen ini tumbuh 8,15 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,77 triliun atau tumbuh signifikan menjadi 92,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"BSD City menjadi kontributor pendapatan terbesar BSDE. Pencapaian ini juga terlihat pada angka prapenjualan Triwulan III - 2023 yang mencapai Rp8,8 triliun. Penjualan unit residensial maupun komersial di kawasan kota mandiri BSD City tercatat 75 persen terhadap keseluruhan angka prapenjualan," ujar Hermawan Wijaya, Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk dalam public expose, Selasa (28/11).

Penjualan residensial ditopang oleh
penjualan unit produk unggulan BSD City seperti Enchante, Eonna, Tanakayu, Nava Park dan Hiera. Untuk penjualan ruko sebagian besar berasal dari Enchante Business Park dan Delrey Business Townhouse di BSD City, bersama dengan Front Row Studio Loft di Kota Wisata di Cibubur.

Adapun unit apartemen bersumber dari
penjualan unit The Elements, Southgate dan Aerium, yang terletak di Jakarta, serta Akasa, Upper West dan Marigold, yang terletak di BSD City.

Sebagai informasi, BSD City saat ini sudah dikembangkan tahap kedua dengan luas area 2.000 hektar dan hampir rampung, dan mulai masuk pengembangan tahap III seluas 2.450 hektar.

“BSDE kini memiliki diversifikasi proyek yang solid dan beragam. Diversifikasi portofolio proyek kini tersebar di sembilan kota besar di Indonesia yakni Jabodetabek, Palembang, Medan, Balikpapan, Samarinda, Manado, Semarang, Surabaya dan Makassar," jelas Hermawan.

Per September 2023 BSDE tercatat memiliki cadangan real estat senilai total Rp13,66 triliun. Persediaan tersebut terdiri dari tanah dan bangunan yang siap dijual senilai Rp4,28 triliun, bangunan yang sedang dikonstruksi Rp2,18 triliun, tanah yang sedang dikembangkan Rp7,20 triliun serta persediaan hotel dan lainnya Rp1,06 miliar.

Lanjut Hermawan, dengan adanya insentif jilid III oleh pemerintah di sektor properti akan menjadi pendorong positif pertumbuhan properti di tahun ini dan awal tahun depan.

"Dengan kondisifundamental yang solid dan cadangan lahan serta proyek yang berlimpah, BSDE optimis akan terus tumbuh berkelanjutan dan memberikan nilai lebih bagi pemangku kepentingan terutama para pemegang saham," tutupnya. 

Tags
#Berita Properti #properti #Sinar Mas Land #bsd city #BSDE