Pasar Rumah Sewa Ekspatriat Mulai Kembali Normal

Pasar Rumah Sewa Ekspatriat Mulai Kembali Normal
ilustrasi properti (freepik)

Jakarta, Properti Indonesia - Rumah sewa untuk ekspatriat atau warga negara asing (WNA) yang bekerja di Indonesia mulai kembali normal, setelah sebelumnya turun drastis akibat dampak pandemi Covid-19.

Head Research Department Colliers Indonesia, Ferry Salanto mengatakan, rumah-rumah sewa yang berlokasi di klaster ternama, para pemilik atau landlord saat ini sulit untuk meberikan diskon harga sewa. 

"Pada rumah-rumah yang ada di klaster, landlord pelit beri diskon apalagi rumah tersebut menjadi incaran," ujar Ferry dalam Colliers Virtual Media Briefing Kondisi Pasar Properti Kuartal IV 2023, Rabu (10/1). 

Pada tahun ini, sebagian besar harga sewa rumah naik 5-10 persen, namun untuk highly-demanded property kenaikan bisa mencapai 15-30 persen. Menurut Ferry, landlords saat ini mengharuskan penyewa membayar uang sewa di muka dengan minimal masa sewa 1 tahun untuk apartemen dan 2 tahun untuk rumah tapak. 

"Yang menjadi incaran para WNA (ekspatriat) biasanya stand alone house, atau rumah di townhouse yang berada di Jakarta Selatan dan sudah direnovasi. Karena mereka lebih memilih tinggal di rumah yang baru," jelas Ferry. 

Diperkirakan kondisi pasar properti bagi ekspatriat masih akan tetap positif di tahun 2024 karena tidak terdampak dari agenda politik saat ini. Para ekspatriat kemungkinan besar masih akan masuk ke Indonesia kecuali jika proyek-proyek perusahaan dihentikan.

Tags
#hunian #rumah #Berita Properti #properti #colliers indonesia