Knight Frank: Tingkat Hunian Kantor di CBD Turun 2% Semester I 2021

Knight Frank: Tingkat Hunian Kantor di CBD Turun 2% Semester I 2021
perkantoran (freepik)

Jakarta, Properti Indonesia – Knight Frank Indonesia melaporkan pada paruh pertama tahun 2021, tingkat hunian kantor di kawasan CBD Jakarta mengalami sedikit peningkatan sebesar 1,4% dibandingkan periode sebelumnya tahun 2020 menjadi 6.995.471 m2. 

 Ada satu proyek baru yang selesai pada semester I 2021 dan masuk pasar yakni RDTX Place. Persediaan kantor sewa juga tercatat sebanyak 4.857.169 m2 yang terdiri dari 25% premium Grade A, 61% Grade A, 13% Grade B dan 1% Grade C.

Di tengah pandemi yang berkepanjangan, pasar mengalami perlambatan kedua berturut-turut dari penyerapan bersih negatif di 69.858 meyer persegi pada paruh pertama tahun 2021. Hal ini dikarenakan adanya perampingan, konsolidasi dan penutupan.

Hal tersebut juga menurunkan tingkat hunian secara keseluruhan pada rekor terendah sejak tahun 2003, menjadi 72,9% dan menyisakan ruang kosong total 1.889.633 meter persegi. Penurunan ini terjadi dikarenakan habis masa sewa dan tidak memperpanjang sewa.

Beberapa perusahaan besar di sektor asuransi, teknologi, perhotelan, perjalanan dan ritel telah mengurangi ruang untuk efisiensi biaya. Selain itu, perusahaan besar co-working telah mengurangi ruang mereka dengan mencari untuk menyewakan dan negosiasi ulang periode sewa dengan pemilik tanah.

Meski demikian, masih ada transaksi selama semester I 2021 yang mencakup perusahaan dari sektor e-commerce, teknologi informasi, dan financial technology (fintech) serta trading yang masih menjadi prospek bagi penyerapan ruang kantor di kawasan CBD Jakarta.

Rata-rata total sewa dasar permintaan terus menurun sebesar 7,1% (yoy) menjadi Rp246.623 per meter persegi per bulan pada semester I 2021. Sementara itu, bangunan Grade C mengalami rata-rata permintaan tinggi.

Gedung perkantoran strata-title juga mengalami tekanan dengan rata-rata harga permintaan gedung perkantoran strata-title CBD secara keseluruhan pada semester I 2021, turun 2,6% (yoy) menjadi Rp48,9 juta per meter persegi.

Tags
#Perkantoran #Berita Properti #properti #knight frank #ruang kantor