Jakarta, Properti Indonesia – Bisnis ritel saat ini tengah beradaptasi dan berinovasi seiring masih adanya pandemi. Seperti pembatasan jam operasional, jumlah pengunjung, dan penerapan protokol kesehatan pada pusat perbelanjaan, toko, dan restoran. Hal ini dimaksudkan agar dapat meningkatkan kinerja penjualan.
Head of Retail Services Colliers Indonesia, Sander Halsema, menyebutkan ada beberapa tenant di pasar ritel mengubah konsep yang mereka miliki agar tetap bertahan.
“Akibat perubahan tersebut, beberapa konsep alternatif lainnya mulai muncul kembali dan berkembang,” ujar Sander dalam keterangannya, Kamis (27/5).
Menurutnya, yang bisa dilakukan usaha ritel saat ini yaitu membuka pop-up store atau cloud kitchen dengan melibatkan sedikit modal sehingga dapat menawarkan retailer di berbagai segmen.
Hal ini bisa menjadi sebuah kesempatan untuk mempertahankan keberadaan mereka di pasar atau untuk memperluas ke area baru dengan biaya yang jauh lebih rendah. Sander menyebutkan ada beberapa alternatif konsep ritel saat ini, diantaranya;
Ruang ritel semi outdoor
Dengan adanya peraturan pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19, banyak pengunjung yang akhirnya mulai mencari pusat perbelanjaan, toko, atau restoran yang memiliki ruang terbuka.
Kemudian dengan memaksimalkan penggunaan area luar ruangan, landlord dapat memberikan pengalaman berbelanja yang lebih baik kepada pengunjungnya, terutama ditambah adanya layout yang telah disesuaikan dan menggunakan teknologi canggih.
Pop-up stores
Toko pop-up atau pop-up stores dapat lebih menarik karena risiko finansial yang rendah. Hal ini dikarenakan pop-up stores memiliki ruangan yang lebih kecil, biaya fit-out rendah, periode sewa pendek, membutuhkan sedikit staf, biaya operasional rendah, dan lebih fleksibel dalam memperluas gerai ke lokasi baru serta menutup gerai lama yang kinerjanya kurang optimal.
Pop-up stores menjadi salah satu strategi pemasaran yang baik untuk membuat konsumen sadar akan keberadaan brand dan produk yang ditawarkan.
Cloud kitchen
Colliers memprediksi kalkulasi pasar pesan-antar makanan akan meningkat sebesar 42% selama periode 2019-2021. Ini menunjukkan bagaimana pasar pengiriman makanan telah tumbuh secara eksponensial dalam dua tahun terkahir.
Cloud kitchen menggantikan restoran dengan pelayanan lengkap dan menawarkan alternatif yang lebih murah bagi pengecer Food and Beverage (F&B) untuk berkembang lebih cepat dengan biaya yang rendah.
Di Indonesia sendiri keberadaan cloud kitchen sudah meningkat pesat dan menjadi saluran penting bagi retailer F&B untuk berkembang.