Okupansi Hotel di Jakarta Tumbuh Siginifikan

Okupansi Hotel di Jakarta Tumbuh Siginifikan
ARTOTEL Thamrin Jakarta (dok ARTOTEL)

Properti Indonesia - Pada dua bulan pertama kuartal kedua 2021, Jakarta didatangi sebanyak 28.264 Wisatawan Mancanegara (wisman) atau hampir empat kali lipat dibandingkan periode yang sama pada kuartal pertama tahun 2021. Melonjaknya mobilitas wisman tersebut diyakini karena didorong optimisme dari percepatan program vaksinasi yang telah digulirkan Pemerintah sejak awal tahun ini. 

Berdasarkan laporan Leads Property Services Indonesia bertajuk Jakarta Property Market Insight Q2 2021 yang dilansir akhir pekan lalu, mencatat, tingkat hunian hotel di Jakarta sepanjang kuartal 2 2021 tumbuh signifikan dan meningkat sebesar 5,90 poin menjadi 48,04%. Dari persentase tersebut, permintaan terbesar berasal dari staycation dan isolasi mandiri. Tingkat hunian yang melonjak tinggi di akhir pekan menunjukkan telah terjadinya pergeseran pasar dibanding sebelum masa pandemi yang justru bergantung pada pelancong bisnis.

Tingkat hunian yang meningkat juga berbanding lurus dengan angka Average Daily Rate (ADR) yang mengalami peningkatan sampai dengan 7,86% atau mencapai Rp992.308 pada kuartal kedua tahun 2021. Di antara semua kelas hotel, hotel bintang 5 mengalami pertumbuhan ADR tertinggi sebesar 7,79% dengan rata-rata sebesar Rp1.601.341.

Sementara, hotel bintang 3 dan hotel bintang 4 menyusul dengan pertumbuhan sebesar 4,68% atau mencapai Rp352.281 dan 1,27%, atau Rp528.764. Permintaan Karantina untuk pasien tanpa gejala dan karantina wajib untuk kedatangan internasional berkontribusi signifikan pada permintaan di dua kelas hotel ini.

Sepanjang kuartal 2 tidak ada pasokan hotel baru di Jakarta, sehingga total pasokan di Jakarta tetap berada di angka 54.269 kamar. Dua hotel mengalami rebranding selama kuartal kedua, yaitu Aston Rasuna Jakarta menjadi Horison Suites & Residence Rasuna dan The BnB Jakarta Kelapa Gading menjadi 101 Urban Jakarta Kelapa Gading.

 

Tags
#Hotel #Berita Properti #Bisnis Properti #properti #Jakarta #Covid19 #Pandemi