Jakarta, Properti Indonesia – Artotel Group menjalin kerjasama dengan salah satu perusahaan hospitality asal Singapura, Far East Hospitaly (FEH). Kerjasama tersebut sejalan dengan rencana Artotel Group untuk berekspansi ke kawasan Asia Tenggara. Kolaborasi kedua perusahaan hospitality ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) antara Founder & CEO Artotel Group, Erastus Radjimin dan CEO FEH Arthur Kiong Kim Hock belum lama ini.
FEH sendiri telah mengelola lebih dari 100 hotel dengan 9 hotel brand dari kelas menengah hingga mewah di negara Asia Pasifik, dengan total jumlah kamar 16.500. FEH juga terus mengembangkan jaringan hotel baik lokal maupun regional dengan target 2 properti baru akan dibuka pada kuartal pertama 2021 dan properti baru lainya yang telah disiapkan tahun ini meski dalam kondisi pandemi.
“Kerjasama ini terjalin karena adanya visi yang sama antara kami dan FEH dalam mengelola hotel-hotel butik dengan gaya hidup masa kini serta keinginan untuk saling membantu dalam bisnis di kawasan Asia Tenggara,” ujar Founder & CEO Atotel Group Erastus Radjimin dalam keterangan tertulisnya yang diterima Properti Indonesia, Selasa (20/4).
Erastus melanjutkan, dengan adanya kerjasama ini diharapkan dapat membantu kedua perusahaan melakukan pemulihan bisnis paska terjadinya pandemi Covid-19 dan juga dapat mendorong pemulihan industri pariwisata di kedua negara.
“Wisatawan Singapura dan Indonesia merupakan pasar utama bagi Artotel Group dan FEH. Sehingga, kami melihat kerjasama ini menjadi sinergi yang kuat bagi kedua negara. Artotel Group memiliki distribusi yang besar di Indonesia yang tidak kami miliki, dan dari perspektif brand arsitektur, Artotel Group memiliki segmen khusus yang saat ini tidak kami wakili. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi ‘gelembung perjalanan’ antara kedua negara, kerjasama ini kami dapat memanfaatkan kekuatan portofolio gabungan kami untuk menarik wisatawan baik secara domestik maupun regional,” jelas CEO Far East Hospitality, Arthur Kiong.