BSDE Raih Pendapatan Rp2 Triliun Sepanjang Kuartal I 2023 

BSDE Raih Pendapatan Rp2 Triliun Sepanjang Kuartal I 2023 
Ilustrasi BSD City (Dok. PT Bumi Serpong Damai Tbk)

Jakarta, Properti Indonesia - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp2,87 triliun pada kuartal I 2023. Jumlah pendapatan ini meningkat 41,89 persen dari kuartal I 2022 sebesar Rp2,03 triliun. 

Direktur BSDE, Hermawan Wijaya mengungkapkan, kinerja tersebut ditopang oleh penjualan unit-unit properti dan layanan jasa terkait properti yang dimiliki perusahaan. Kontribusi terbesar berasal dari penjualan tanah, bangunan dan strata title sebesar Rp2,46 triliun atau 85,70 persen dari total penjualan. 

Jika dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,62 triliun, maka segmen tersebut berhasil tumbuh 51,98 persen. 

"Konsumen menanggapi positif atas komitmen kami dalam mengembangkan produk terbaik untuk kawasan hunian maupun komersial dan penyerahan unit yang tepat waktu," ujar Hermawan dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (3/5). 

Selanjutnya, segmen sewa menjadi kontributor kedua dengan penjulan sebesar Rp233,10 miliar atau tumbuh 29,04 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp180,65 miliar. Segmen ini memberikan kontribusi sebesar 8,11 persen. Kemudian segmen pengelolaan gedung menjadi kontributor ketiga yang menyumbang sekitar 3,15 persen, dengan perpenjualan sebesar Rp90,55 miliar atau tumbuh 9,97 persen dibandingkan tahun lalu Rp82,34 miliar. 

Laba bersih BSDE juga tercatat sebesar Rp883,98 miliar atau tumbuh Rp347,90 miliar. Dari segi pertumbuhan aset, kas dan setara kas BSDE tercatat sebsar Rp10,76 triliun atau tumbuh 10,59 persen dibandingkan posisi per akhir Desember 2022 sebesar Rp9,73 triliun. 

"Per Maret 2023 nilai prapenjualan sudah mencapai Rp2,1 triliun. Pencapaian tersebut setara 24 persen dari target tahunan yang ditetapkan sebelumny yakni Rp8,8 triliun," jelas Hermawan. 

Raihan prapenjualan perumahan tercatat sebesar Rp1,5 triliun, berkontribusi sebesar 69 persen dari total yang dicapai, unit bisnis komersial termasuk lahan komersial, strata title (apartemen) dan ruko mencapai Rp661 miliar dengan kontribusi sebesar 31 persen. Adapun bisnis komersial tersebut bersumber dari penjualan lahan komersial sebesar Rp200 miliar di BSD City, apartemen/kondominium Rp102 miliar, dan ruko/busness loft sebesar Rp359 miliar. 

"BSD City tercatat sebagai proyek dengan kontribusi prapenjualan terbesar dengan 36 persen diikuti oleh Nava Park 27 persen, Grand Wisata 14 persen, dan Hiera BSD City 10 persen," kata Hermawan. 

Sebagai informasi, BSDE per akhir Maret 2023 memiliki persediaan real estat (diluar hotel) sebesar Rp13,13 triliun dan landbank seluas 3.847 hektar yang tersebar di lokasi-lokasi strategis sebagai modal bagi perusahaan untuk melanjutkan pertumbuhan bisnis berkelanjutan di masa mendatang. 

Tags
#Berita Properti #properti #bsd city #BSDE