Agresif ! Usai Merger dengan Tokopedia, Gojek Kini Akuisisi Saham Ritel Grup Lippo

Agresif ! Usai Merger dengan Tokopedia, Gojek Kini Akuisisi Saham Ritel Grup Lippo
Hyfresh by Hypermart (PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA))

Jakarta, Properti Indonesia – Perusahaan transportasi online Gojek dan e-commerce Tokopedia secara resmi telah melakukan merger pada Senin, (17/5) kemarin dengan nama GoTo Group.

Model bisnis GoTo ini mengombinasikan layanan e-commerce, jasa pengiriman barang, pengiriman makanan, transportasi, dan keuangan. Nantinya akan menggunakan platform konsumen digital yang dapat melayani sebagian besar kebutuhan konsumen rumah tangga.

Selain menjalankan merger, pengelola induk dari Gojek, PT Aplikasi Karya Anak Bangsa juga telah mengakuisisi sebagian besar dari saham milik PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) yang merupakan bagian dari Grup Lippo.

Berdasarkan keterangan dari Keterbukaan Informasi di Bursa Efek Indonesia, Selasa (18/5), kepemilikan saham dilakukan atas nama PT Pradipa Darpa Bangsa yang mayoritas dimiliki Gojek.

Induk bisnis ritel Grup Lippo, PT Multipolar Tbk (MLPL) menjelaskan bahwa pembelian saham ini dilakukan atas nama PT Pradipa Darpa Bangsa. “PT Pradipa Darpa Bangsa, berdomisili di Jakarta Selatan dan bergerak di bidang jasa aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis,” tulis MLPL dalam keterbukaan informasi, yang dikutip Properti Indonesia, Selasa (18/5).

Selain dari Gojek, ada dua perusahaan asing yang membeli saham dari MPPA. Diantaranya adalah Panbridge Investment Ltd dan Theadmore Capital Ltd. Latar belakang dan pertimbangan atas masuknya ketiga pemegang saham tersebut menjadi pemegang saham MPPA, karena MPPA merupakan investasi strategis yang memiliki tingkat pengembalian yang baik di masa mendatang.

MPPA sendiri memiliki sejumlah bisnis ritel yang bergerak di bidang fast moving consumer goods (FMCG). Kontribusi terbesar penopang bisnis MPPA adalah Hypermart sebanyak 85,6% dari toal penjualan di tahun 2019. Hypermart saat ini tersedia 208 gerai di 73 kota di Indonesia. Kemudian bisnis lainnya adalah Foodmart, Hyfresh, Boston HBC, FMX, dan SmartClub. Sebelumnya MPPA telah meluncurkan e-commerce Matahari Mall namun sudah tutup pada 2018 lalu.

MPPA juga akan mengincar tambahan modal sebesar Rp500 miliar hingga Rp800 miliar atau right issue untuk menambahkan gerai baru, dengan target 5 hingga 6 gerai di tahun ini. MPPA juga memiliki 47 gerai online yang terdaftar di Tokopedia sejak 23 April lalu.

Tags
#Berita Properti #properti #ritel