Melihat Tren Coworking Space di Tahun 2022

Melihat Tren Coworking Space di Tahun 2022
Ilustrasi Coworking Space (Sumber: Freepik)

Jakarta, Properti Indonesia – Coworking space merupakan perkantoran dengan konsep ruang kerja bersama yang populer beberapa tahun belakangan, seiring dengan berkembangnya perusahaan start up di Indonesia. Namun terjadinya pandemi Covid-19 hingga saat ini justru memberi dampak kurang baik pada coworking space. 

Di masa pandemi, banyak perusahaan yang terdampak telah menerapkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Sehingga coworking space pun terdampak, meskipun tidak seperti gedung-gedung perkantoran di Jakarta yang mengalami penurunan okupansi cukup drastis bahkan sebelum pandemi terjadi atau tahun 2019.

Colliers International Indonesia  menyatakan bahwa okupansi perkantoran di kawasan Central Business District (CBD) Jakarta selama tahun 2021 tercatat sebesar 78,4 persen atau turun sekitar 5 persen dibandingkan tahun 2019. Sementara di area non-CBD tingkat okupansi sebanyak 79,2 persen atau turun 3 persen dari tahun 2019.

Senior Associate Director Office Services Colliers Indonesia, Ricky Tarore mengatakan tren coworking space di tahun 2022 ini harus melihat demand dari perkantoran terlebih dahulu.

Menurutnya, coworking space saat ini juga belum mengalami pertumbuhan atau relatif sama sebelum munculnya pandemi. Saat ini coworking space banyak didominasi oleh perusahaan start up, dan selama pandemi ini tidak terlalu berkembang.

“Untuk coworking space belum ada tren yang akan berkembang ataupun menambahkan suplai coworking space yang baru. Mereka masih bertahan dengan yang ada,” ujarnya dikutip dari media briefing Colliers, Rabu (5/1) lalu.

 

Tags
#Perkantoran #Berita Properti #co working space #properti #ruang kantor