Bali, Properti Indonesia - Tren hunian yang berfokus pada kesehatan (wellness) dan kenyamanan hidup (cozy living) semakin menggairahkan pasar properti residensial premium di kawasan-kawasan destinasi global seperti Bali. Hal ini, tak terlepas dari perubahan gaya hidup yang mendorong peningkatan permintaan terhadap hunian yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, namun juga menawarkan peningkatan kualitas hidup, ketenangan, dan keseimbangan jangka panjang.
Kawasan Canggu menjadi salah satu area yang mendapatkan manfaat dari pergeseran tren ini. Kombinasi lingkungan alami, ekosistem gaya hidup sehat, serta perkembangan infrastruktur menjadikan Canggu sebagai daya tarik bagi end user dan investor, baik domestik maupun internasional.
Menanggapi dinamika pasar tersebut, Echovista, yang merupakan bagian dari kawasan terpadu Canggu Hills, hadir sebagai residential villa premium dengan mengusung konsep wellness dan cozy living.
Dari sisi investasi, properti berbasis wellness di destinasi seperti Bali dianggap memiliki tingkat okupansi yang lebih stabil dan durasi sewa yang lebih panjang. Menurut Direktur Pemasaran PT Asia Mas Realty, Kevin Daniel, terdapat beberapa alasan di balik meningkatnya minat terhadap konsep ini.
"Penyewa jangka menengah dan panjang, seperti ekspatriat dan pekerja remote, kini cenderung memilih hunian yang mendukung kesehatan mental, memiliki akses mudah ke fasilitas penunjang gaya hidup, serta menawarkan kenyamanan berkelanjutan. Bukan sekadar estetika. Oleh karena itu, villa berorientasi wellness dinilai lebih adaptif terhadap fluktuasi pasar," jelas Kevin dalam keterangannya, Kamis (15/1).
Lokasi Strategis dan Terintegrasi Gaya Hidup
Salah satu keunggulan Echovista terletak pada lokasinya yang sudah matang (mature location). Proyek ini berada di hadapan Outdoor Mall Canggu Hills yang berfungsi sebagai pusat komersial dan gaya hidup. Lokasinya juga terletak di jalur strategis Jalan Raya Canggu–Pererenan, yang menghubungkan kawasan hunian dengan pantai, pusat kuliner, beach club, dan berbagai destinasi wisata.
Echovista menawarkan empat tipe unit, mulai dari tipe Acacia (tanah 312 m², bangunan 347 m²), Bougainvillea (260 m²/287 m²), Daisy (210 m²/228 m²), hingga Edelweiss yang lebih kompak (140 m²/124 m²).
"Seluruh unit menghadirkan fitur utama yang berfokus pada kualitas hidup, seperti ruang personal oasis untuk relaksasi privat, backyard sanctuary yang luas dan fleksibel, serta penerapan ecotech yang mengoptimalkan ekosistem dan teknologi bagi kenyamanan penghuni," tambah Kevin.
Didesain untuk Gaya Hidup Sehat dan Tenang
Berada di dalam kawasan terpadu Canggu Hills seluas sekitar 15 hektare, Echovista yang baru menjalani pra-peluncuran pada 15 Januari 2026 ini mengadopsi desain arsitektur modern futuristik dengan penekanan pada ruang terbuka dan integrasi lingkungan. Setiap unit didesain dengan pencahayaan alami optimal, sirkulasi udara baik, dan tata ruang yang mendukung gaya hidup tenang dan sehat.
"Konsumen segmen premium kini tidak hanya mencari lokasi atau desain, tetapi pengalaman hidup menyeluruh. Harga yang ditawarkan untuk produk ini juga dianggap kompetitif untuk segmen residential villa premium di Canggu," ujar Kevin.
Eksklusivitas proyek ditegaskan dengan jumlah unit yang terbatas, hanya 35 unit, serta pilihan status kepemilikan freehold dan leasehold. Skema ini disebut memberikan fleksibilitas dan nilai tersendiri, baik sebagai hunian pribadi maupun aset investasi jangka panjang.
Diketahui, prospek pasar properti Canggu tahun ini dinilai tetap positif, seiring dengan pergeseran Bali menjadi destinasi hunian dan investasi global, bukan sekadar tempat liburan. Permintaan terhadap hunian berkualitas terus meningkat, didorong minat investor yang melihat potensi passive income yang stabil dan instrumen investasi yang terukur.
"Memasuki 2026, Canggu dipandang akan semakin matang sebagai kawasan hunian dan investasi jangka panjang. Pertumbuhan yang konsisten, peningkatan infrastruktur, serta pergeseran minat ke hunian berkualitas, mengukuhkan Canggu sebagai pusat lifestyle living yang berkelanjutan," pungkas Kevin.
Yang paling penting, sebut Kevin, Canggu Hills dikembangkan dengan mengedepankan perizinan lengkap untuk memberikan kepastian hukum. Konsep cluster eksklusif yang diusung juga disebut sejalan dengan kebijakan yang lebih selektif terhadap ekspatriat yang menetap di Bali. "Melalui pendekatan ini, pengembang tidak hanya menawarkan properti, tetapi juga lingkungan hunian yang terencana dan berorientasi jangka panjang," ungkapnya optimis.