Tangerang, Properti Indonesia – Pengembang PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyediakan lahan seluas 1,8 hektar di RW 10, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang untuk pembentukan kampung tangguh. Tepatnya di kawasan kota mandiri Lippo Village dan digunakan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
Lahan produktif yang dipinjamkan sementara ini sendiri telah memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, seperti beberapa kali telah dilakukan panen sayuran, ikan, ayam, dan bebek. Terdapat 17 kepala keluarga yang dibebaskan untuk melakukan kegiatan tersebut. Selain untuk konsumsi sehari-hari di saat penghasilan berkurang, warga lain juga diperbolehkan memanen secara gratis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Bupati Tangerang menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap terbentuknya Kampung Tangguh Jaya Kelapa Dua ini. kami juga menugaskan pihak kelurahan di Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, untuk melakukan studi banding di Kampung Tangguh Jaya Kelapa Dua di RW 10 Bojong Nangka,” ujar Camat Kelapa Dua Prisma Saras Puspa, dilansir dari laman Lippo Karawaci, Senin (15/3).
Baca Juga : Meski Di Tengah Pandemi, Penjualan Cendana Icon Lippo Village Berhasil Terjual 85% Dalam Sehari
Kampung Tangguh adalah upaya Pemerintah untuk menangkal COVID-19 dengan kearifan lokal. Dalam Buku Laporan Tahunan 2020, Pemerintahan Jokowi -Ma'ruf: Bangkit Untuk Indonesia Maju, dijelaskan bahwa Kampung Tangguh mendorong masyarakat untuk berinisiatif mengatasi masalah secara mandiri dalam menangkal pandemi virus berbahaya. Pemenuhan secara mandiri oleh masyarakat itu, mulai dari penyediaan ruang isolasi, posko kesehatan, dapur umum hingga lumbung pangan yang dapat dimanfaatkan secara bersama.
Sementara itu, CEO LPKR John Riady yang juga sebagai Presiden Komisaris PT Siloam Hospitals Tbk menuturkan, bantuan penyediaan lahan tersebut merupakan implementasi dari kepedulian perusahaan terhadap pengembangan masyarakat di sekitar lokasi proyek yang telah, sedang, dan akan dibangun oleh perusahaan untuk meringankan beban berat di masa pandemi.
“Lahan yang ada mampu menjadi lahan produktif yang berguna bagi pemenuhan kebutuhan sehari-jari masyarakat, terutama pada situasi saat ini yang masih dilanda pandemi Covid-19,” kata John.