Awal Tahun, Tren Permintaan Perkantoran di Surabaya Mulai Bangkit

Awal Tahun, Tren Permintaan Perkantoran di Surabaya Mulai Bangkit
Perkantoran Spazio di Surabaya (https://www.spazio.co.id/)

Surabaya, Properti Indonesia Setelah sempat mengalami kontraksi dan penurunan sejak tahun 2020 lalu yang diakibatkan pandemi Covid-19, pada awal tahun 2021, sinyalemen permintaan ruang perkantoran di Surabaya berangsur-angsur mengalami tren positif.  

 Pernyataan ini disampaikan Harto Laksono selaku Direktur Pemasaran PT Intiland Grande, anak usaha PT Intiland Development, Tbk. untuk pengembangan di Surabaya saat menggelar web conference Zoom bersama awak media, Kamis (04/2).

BACA JUGA: Perkantoran Asia Pacific Bakal Bertumbuh di Tahun 2021

Menurut Harto, salah satu indikator positif tersebut telihat dari diserap dengan cukup baiknya permintaan kantor pada Spazio Tower, gedung perkantoran strata-title yang dikembangkan oleh perseroan. “Hingga saat ini, unit-unit kantor di Spazio Tower telah terjual sebanyak 70 persen sejak diluncurkan dan sebagian besar unitnya telah diserahterimakan kepada pembeli. Terdapat lebih dari 60 persen dipakai sendiri oleh pemilik,” ujar Harto. Perseroan menilai, respon positif dari pasar tersebut tidak luput dari pesatnya perkembangan kawasan Surabaya Barat dengan pembangunan infrastruktur serta transportasi yang baik.

Spazio Tower sendiri merupakan pengembangan lanjutan dari gedung Spazio yang telah beroperasi sejak 2012. Kawasan perkantoran terpadu ini dilengkapi dengan beragam fasilitas penunjang, mulai dari perbankan, ritel, dan area F&B sehingga mampu memberikan preferensi lebih bagi para konsumen yang memerlukan perkantoran yang modern, lengkap, dan dengan akses transportasi yang mudah.

BACA JUGA: Pertumbuhan Ruang Perkantoran Sewa di Singapura Diproyeksi Menurun

Harto menambahkan, target pasar pembeli Spazio Tower memang sebagian besar adalah para pengguna akhir atau end user. “Mereka mayoritas adalah para pemilik perusahaan atau pabrik di kawasan Surabaya. Kantor tersebut difungsikan bukan untuk operasional, namun lebih sebagai kantor representatif untuk bertemu dengan investor atau calon konsumen dari produk mereka sebelum berkunjung ke lokasi pabrik,” paparnya.

Harto sendiri menyebut bahwa telah terjadi tren positif akan kebutuhan ruang kantor di Surabaya sejak akhir 2020 lalu. Hal ini tak terlepas dari mulai membaiknya tingkat kepercayaan konsumen dalam hal keamanan untuk bekerja di gedung perkantoran.

Beberapa strategi khusus telah dilakukan Intiland untuk untuk menarik konsumen maupun investor, antara lain dengan meluncurkan program investasi penawaran rental guarantee 30 persen dalam tiga tahun, kemudahan cara bayar uang muka 20 persen diangsur selama 4 kali, promo bunga khusus dengan kredit investasi Bank BCA, serta menyediakan finished unit dengan lantai dan plafon.

 

 

 

Tags
#Perkantoran #Berita Properti #Bisnis Properti #Investasi Properti #real estate #properti #intiland development #surabaya