Jakarta, Properti Indonesia – Konsultan properti Knight Frank dalam laporan terbarunya berjudul The Wealth Report 2021, menyebutkan bahwa Singapura menjadi lokasi favorit orang-orang dari kalangan atas di Asia untuk berinvestasi properti khususnya rumah. Hal ini dikarenakan Singapura memiliki lingkungan politik yang stabil dan kebijakan ekstensif pemerintah setempat untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19.
Knight Frank melaporkan, jika pada tahun 2020 lalu Singapura hanya mengalami kontraksi harga rumah sebesar 0,2% meski diberlakukannya aturan pembatasan perjalanan untuk mencegah para calon investor asing mendapatkan rumah di sana.
Sementara itu, Kepala Riset Knight Frank Singapura, Leonard Tay mengungkapkan, upaya pembatasan tersebut juga mengakibatkan terjadinya penurunan penjualan rumah mewah secara keseluruhan sebesar 20,4% dibandingkan tahun 2019 (yoy). "Knight Frank optimis pada tahun ini permintaan terhadap rumah-rumah mewah di Singapura kembali meningkat," ujarnya.