Jakarta, Properti Indonesia – Ustadz Yusuf Mansur dikabarkan telah membeli saham emiten properti PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL). Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Qur’an dan pemilik perusahaan aset manajemen PT Paytren Aset Manajemen (Paytren) ini membeli sebanyak 600 juta saham atau senilai Rp30 miliar. Jumlah tersebut setara dengan 9 persen dari total saham beredar REAL yang berjumlah 6,63 miliar saham.
Kabar tersebut juga disampaikan Yusuf Mansur dalam akun instagram pribadinya @yusufmansurnew, yang mengatakan bahwa saham yang dibeli tersebut bukan untuk ‘gorengan’ dan merupakan saham gocap atau saham yang harganya Rp50 per saham. Adapun harga Rp50 per saham merupakan harga paling rendah yang ditransaksikan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
“Ini saham gocap, tapi fundamentalnya bagus. Bisa jadi kendaraan buat seluruh bisnis properti. Entar kita kelola yang bener ini perusahaan, bukan jadi perusahaan goreng-gorengan. Tumbuh dan besar bareng. Saya masuk dengan izin Allah jadi pemegang sahamnya,” tulis Yusuf Mansur dikutip dari akun Instagram miliknya, Minggu (15/8).
Dirinya menambahkan bahwa tujuan membeli saham REAL tersebut yakni untuk menyatukan pembukaan, pendirian, pengembangan pesantren di 100 kota sekaligus dengan propertinya. “Akan ada 100 proyek properti, nempel sama pesantren,” imbuhnya.
Yusuf Mansur juga ngatakan nantinya akan mengundang pemilik-pemilik tanah kecil 100 meter hingga 1.000 meter di kota-kota besar, karena masih banyak pemilik lahan yang tersudut akibat wilayahnya telah menjadi perkotaan atau tidak memiliki dana sehingga aset tersebut menjadi lahan tidur.
PT Repower Asia Indonesia Tbk sendiri merupakan perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 6 Desember 2019 dengan harga saham Rp170. Namun sejak pertengahan Juli 2020 harganya menetap di Rp50 atau gocap.
REAL bergerak di bisnis properti dengan proyek di Jakarta dan sekitarnya yang menawarkan usaha jual-beli, sewa, atau pengoperasian real estat baik yang dimiliki sendiri maupun untuk disewa. Proyek-proyek REAL diantaranya seperti Pejaten Office Park (Jakarta Selatan) dan Botanical Puri Asri (Depok).