Tiga Investor Malaysia akan Investasi Sektor Hunian di IKN

Tiga Investor Malaysia akan Investasi Sektor Hunian di IKN
kunjungan Duta Besar Malaysia Dato' Syed Md Hasrin Tengku Hussin ke IKN pada Selasa (19/3) lalu. (Otorita Ibu Kota Nusantara)

Jakarta, Properti Indonesia - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyebutkan bahwa sudah ada tiga investor asal Malaysia yang akan berinvestasi di sektor hunian dan pendidikan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono, usai menerima kunjungan Duta Besar Malaysia Dato' Syed Md Hasrin Tengku Hussin ke IKN pada Selasa (19/3) lalu.

"Malaysia merupakan negara asing yang telah mencapai kemajuan signifikan di Ibu Kota Nusantara. Duta Besar Malaysia menjadi yang pertama meninjau lokasi diplomatic compound," ujar Agung dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (26/3).

Kunjungan Dubes Malaysia bersama dengan delegasi calon investor, yakni IJM Corporation Berhad, Maxim Global Berhad, dan Limkokwing University of Creative Technology dilakukan dalam rangka melakukan survei lapangan ke berbagai lokasi potensial yang ditunjuk untuk kegiatan usaha investor Malaysia.

Lanjut Agung, IJM dan Maxim merupakan dua perusahaan asing asal Malaysia dan saat ini sedang berproses sebagai calon pemrakarsa dalam skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) di sektor hunian. 

Kedua perusahaan tersebut telah mencapai tahap finalisasi studi kelayakan atau feasibility study, yang mana menempatkan mereka sebagai perusahaan asing dengan progres terdepan dalam skema KPBU.

Sementara Limkokwing University berencana melakukan investasi di sektor pendidikan tinggi, guna mendukung ekosistem pendidikan di Nusantara.

"Dalam skema KPBU, IJM dan Maxim Global merupakan calon pemrakarsa asing yang terdepan untuk sektor hunian. Kami juga berharap Limkokwing University dapat segera bergabung dan memulai groundbreaking di Ibu Kota Nusantara,” imbuh Agung.

Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato' Syed Md Hasrin Tengku Hussin juga menyampaikan kekagumannya terhadap progres pembangunan IKN yang disebut berlangsung cepat sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia berharap agar perusahaan-perusahaan Malaysia lainnya, khususnya yang berasal dari Sabah dan Sarawak untuk memanfaatkan peluang investasi di IKN dan berbagi pengalaman.

“Perkembangan IKN berlangsung cepat sesuai arahan Presiden Joko Widodo untuk dapat diadakannya perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia pada bulan Agustus mendatang, dimana akan diundang ribuan tamu untuk secara langsung melihat sendiri kemajuan dari IKN," ungkap Dato' Syed Md Hasrin.

Menurutnya, langkah ini diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkuat hubungan antara kedua negara, terutama mengingat kedekatan mereka sebagai negara tetangga.

Selain mengunjungi lokasi yang berpotensi untuk investasi, delegasi Duta Besar Malaysia untuk Indonesia juga mengunjungi kawasan yang ditunjuk sebagai diplomatic compound, yang akan dijadikan lokasi untuk Kedutaan Besar berbagai negara asing di Ibu Kota Nusantara. 

Tags
#hunian #Berita Properti #properti #IKN