Jakarta, Properti Indonesia - Pembangunan Stasiun Halim untuk Kereta Cepat Jakarta Bandung ditargetkan rampung pada Juli 2023. Progres pengerjaan proyek stasiun yang dimiliki oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) beserta pengerjaan Kereta Cepat Jakarta Bandung telah mencapai sekitar 90 persen pada Juni 2023.
Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti mengatakan, pembangunan Stasiun Halim saat ini meliputi penyelesaian pemasangan atap baja, atap kanopi, dan pembangunan lainnya di lantai 2 dan lantai 3, serta proses pemasangan kaca di seluruh area stasiun dilakukan secara paralel.
Stasiun Halim dibangun di atas lahan seluas 41.447 meter persegi, yang akan menjadi titik keberangkatan dan kedatangan Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari Jakarta. Stasiun ini dibangun sebanyak 3 lantai yang dilengkapi dengan 13 eskalator dan 8 lift.
Pada lantai dasar terdapat area pintu masuk dan drop-off, area parkir, fasilitas loket dan ticket vending machine. Kemudian di lantai 2 terdapat ruang tunggu untuk penumpang, area pemeriksaan tiket dan x-ray, serta area penumpang untuk transit menuju moda transportasi lainnya seperti LRT Jabodebek melalui skybridge.
Sementara di lantai 3 merupakan area khusus niak-turun penumpang. Di lantai ini juga terdapat fasilitas mulai dari 3 peron dan 6 jalur yang akan digunakan untuk keberangkatan dan kedatangan kereta cepat.
Stasiun Halim juga akan dilengkapi dengan area komersial yang diisi berbagai produk nasional maupun internasional, serta tempat khusus untuk tenant Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM). Ada sekitar 50 tenant yang akan membuka gerai di area Stasiun Halim, mulai dari retail dan restoran yang biasa mengisi di pusat perbelanjaan.
Sebagai informasi, PT KCIC menyatakan bahwa Kereta Cepat Jakarta Bandung akan mulai beroperasi pada Agustus mendatang. KCIC bersama seluruh stakeholter terus melakukan berbagai persiapan, mulai dari penyempurnaan prasarana untuk peningkatan laju kereta api cepat, serta proses sertifikasi disiapkan bersama dengan Kementerian Perhubungan. PT KCIC juga telah melakukan pengujian Kereta Cepat Jakarta Bandung dengan kecepatan 220 km per jam.
“Saat ini laju Kereta Inspeksi di jalur KCJB telah menembus angka 220 km per jam. Hal ini merupakan sejarah baru bagi perkeretaapian di Indonesia yang akan segera memiliki kereta api kecepatan tinggi,” jelas Emir, dilansir dari laman kcic.co.id, Kamis (15/6).
Pengujian dilakukan secara berkala dengan rute Stasiun Tegalluar, Stasiun Padalarang, Stasiun Karawang dan Stasiun Halim. Laju Kereta Inspeksi pada saat pengujian juga akan terus ditingkatkan kecepatannya secara bertahap hingga mencapai puncak kecepatan teknisnya di 385 km perjam.