Jakarta, Properti Indonesia - Pembukaan pusat perbelanjaan baru Lulu Mall di kawasan Kota Hyderabad, India, ramai diperbincangkan di sosial media belum lama ini. Dalam pembukaan mal tersebut pada 27 September 2023 lalu, dipadati pengunjung yang tidak tertib bahkan mengambil makanan tanpa membayar. Hal tersebut membuat mal mengalami kerugian meskipun baru saja dibuka.
Aksi penjarahan tersebut belum diketahui pasti penyebabnya, namun netizen menduga bahwa masih lemahnya sistem keamanan mall atau pihak mall salah target pemasaran sehingga masyarakat mengira makanan-makanan di mall disajikan gratis.
Dilansir dari laman Hindu.com, Lulu Mal merupakan cabang pusat perbelanjaan dari Lulu Group International yang berbasis di Abu Dhabi, dimiliki oleh Yusuff Ali Musaliam Veettil Abdul Kader. Mal ini didesain sebagai pusat perbelanjaan yang luas dan lengkap dengan menawarkan pengalaman belanja kelas internasional.
Lulu Mall Hyderabad dibangun di atas lahan seluas 500.000 kaki persegi atau sekitar 46.4;51 m2. Mall ini dibangun dengan investasi senilai Rs300 crore, yang sebelumnya merupakan Manjeera Mall dan berganti nama menjadi Lulu Mall.
Selain itu, terdapat Mega Lulu Hypermarket yang menyajikan lebih dari 75 merek lokal dan internasional baik dari fesyen, peralatan rumah tangga, elektronik, ponsel, kemudian terdapat bioskop, pusat jajaan atau food court, tempat bermain anak-anak, dan fasilitas lainnya. Mall ini juga menjadi lapangan kerja bagi lebih dari 2.000 orang.