Jakarta, Properti Indonesia – Perusahaan fintech, Ant Group, yang dikelola oleh miliuner Jack Ma dikabarkan telah membeli lahan komersial di ibukota Provinsi Zhejiang, Hanzhou, China seharga 1,31 miliar yuan atau sekitar Rp2,9 triliun.
Dilansir dari South China Morning Post, Jumat (13/8), lahan tersebut memiliki luas total 325.795 meter persegi, dengan harga jual sekitar Rp8,9 juta per meter persegi. Lahan tersebut rencananya akan dikembangkan sebagai kantor pusat baru Ant Group dan peruntukan lainnya.
Sebelumnya, perusahaan ini telah mengakuisisi lahan sejak tahun lalu dengan harga 22 persen lebih rendah setelah pemerintah menerbitkan beberapa kebijakan untuk menahan kenaikan harga properti.
Direktur Senior dan Kepala Penelitian Savills China, James Macdonald mengatakan bahwa pembelian lahan dengan harga yang lebih rendah tersebut merupakan hal yang wajar.
Meski begitu, permintaan tanah di Hangzhou tetap tinggi. Berdasarkan data dari Savills di bulan Juni lalu, bahwa kota tersebut telah menjual sekitar 57 bidang tanah, dengan batas harga dari pemerintah 117,85 miliar yuan, di mana 44 lahan tanah di antaranya telah mencapai batas harga.
Kemudian di kawasan resor Wisata Nasional Zhijiang juga menarik untuk investasi lahan karena ada banyak area wisata termasuk taman hiburan skala besar Song Cheng, dan area lapangan golf internasional Hangzhou Xihu.