Jakarta, Properti Indonesia – Pasar properti khususnya di kawasan Asia Pasifik mengalami perbaikan atau recovery pada kuartal IV-2020. Hal ini disampaikan lembaga konsultan properti Colliers International, Kamis (28/1) kemarin.
Dalam laporan yang disampaikan Colliers bertajuk APAC Market Snapshot: Capital Markets and Investment Services Asia Pacific Q4-2020, pasar properti di Asia Pasifik seperti Australia, Tiongkok, dan Singapura mengalami rebound secara signifikan. Keadaan tersebut berdampak pada aksi sejumlah investor yang mulai kembali merambah sektor perkantoran. Selain Australia, Tiongkok, dan Singapura, negara Jepang dan Vietnam juga mengalami pertumbuhan positif dibanding kuartal sebelumnya.
“Pemulihan di 19 pasar di kawasan Asia Pasifik memberikan harapan untuk pemulihan. Kepercayaan investor di kawasan ini tumbuh pada kuartal IV, menjadi pertanda baik bagi prospek pasar pada tahun 2021,” papar Managing Director Capital Markets & Investment Services Colliers International Asia, Terence Tang, Kamis (28/1).
Dalam laporannya, Colliers mencatat, pemulihan pasar properti di Tiongkok Barat dan Selatan didorong adanya insentif dari pemerintah untuk pengembangan fasilitas R&D serta bisnis berteknologi tinggi. Berbeda dengan Tiongkok Barat dan Selatan, di kawasan Shanghai sekitar 79% dari total volume transaksi di kuartal IV-2020 didominasi oleh pasar perkantoran serta pasokan perkantoran grade A yang diprediksi akan mulai tumbuh tahun ini.
Australia sendiri diketahui telah pulih dari resesi sejak triwulan ke-III 2020 dan terus mengkonsolidasikan untuk bangkit pada kuartal berikutnya. Sektor perkantoran diproyeksi akan menjadi fokus utama para investor dan akan mulai meningkat di kawasan Sydney, Melbourne serta Brisbane karena banyaknya karyawan telah kembali bekerja di kantor.
Sementara di Singapura mengalami pertumbuhan di sektor perumahan dan ritel. Hal ini karena investor lebih memilih ruko untuk menawarkan pemeliharaan modal dan sewa yang stabil. Terlebih Singapura akan membuka kembali perbatasannya untuk memikat investor atau pengembang baik lokal dan asing pada 2021 ini.
Adapun untuk pasar properti di Indonesia, menurut Colliers, selama masa pandemi telah terjadi peningkatan pada penjualan rumah dengan harga di bawah Rp1 miliar yang tersebar di kawasan Bekasi, Tangerang, Depok, dan Bandung. Dan, untuk sektor perhotelan diproyeksi merupakan kesempatan emas bagi pemilik hotel asing untuk melakukan akuisisi hotel di kawasan wisata Bali yang dekat dengan pantai.