Lebih dari 1500 Hotel di Bali Terpaksa Tutup

Lebih dari 1500 Hotel di Bali Terpaksa Tutup
Hard Rock Hotel Bali (Traveloka)

Jakarta, Properti Indonesia - Kinerja hotel di Bali telah berhasil kembali ke tingkat sebelum pandemi Covid-19, meski belum sepenuhnya pulih. Efek pandemi lalu mengakibakan banyak hotel-hotel di Bali yang terpaksa harus ditutup karena berkurangnya jumlah wisatawan.  

Konsultan properti Colliers Indonesia dalam laporan terbarunya mencatat bahwa pada tahun 2020 hingga 2023, penambahan kamar di Bali hanya sebanyak 817 kamar, namun terjadi pengurangan sebanyak 1.591 kamar akibat penutupan hotel. Penurunan pasokan kamar hotel ini seharusnya berkontribusi pada peningkatan daya saing antar hotel. 

Berdasarkan survei Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Kota Denpasar pada tahun 2021 lalu, mencatat ada 3 di antara 49 hotel berbintang di kawasan Denpasar tutup sementara. Kemudian total 16 hotel non bintang, pondok wisata dan vila di Denpasar tutup permanen, serta 141 hotel, pondok wisata dan vila tutup sementara. 

Meski belum sepenuhnya pulih, secara statistik terdapat peningkatan yang konisten dalam jumlah wisatawan asing dan domestik yang berkunjung ke Bali dalam tiga tahun terakhir. Masih tersedianya pasokan hotel di Bali saat ini, secara tidak langsung menunjukkan berlanjutnya minat investor, dan kembalinya kunjungan wisatawan menunjukkan kebangkitan sektor pariwisata Bali. 

Kinerja industri perhotelan di Bali pada tahun 2023 telah lebih baik dibandiingkan tahun 2020 dan 2022, dengan peningkatan dimulai pada pertengahan tahun 2022 bertepatan dengan pelonggaran peraturan perjalanan. Pada periode ini juga terjadi lonjakan wisatawan, khususnya dari luar negeri. 

"Baliterus menjadi destinasi pilihan untuk kegiatan offline dan MICE sehingga berkontribusi signifikan terhadap okupansi hotel. Tahun 2023 ditandai dengan banyaknya kegiatan MICE dan berbagai acara offline yang menarik banyak pengunjung," ungkap Ferry Salanto, Senior Associate Director Research Colliers Indonesia. 

Lonjakan aktivitas tersebut tidak hanya terbatas pada sektor pemerintah, namun juga melibatkan partisipasi aktif dari entitas korporasi. 

Tags
#Hotel #Berita Properti #properti #pariwisata #bali