Kuartal I 2021, Okupansi Hotel di Jakarta Masih Rendah

Kuartal I 2021, Okupansi Hotel di Jakarta Masih Rendah
Hotel-hotel di Jakarta (foto: Mita DS)

Jakarta, Properti Indonesia – Colliers Indonesia mencatat, sepanjang tiga bulan pertama di tahun 2021,kinerja hotel di Jakarta mulai naik perlahan. Menurut Colliers, sepanjang kuartal I-2021 tersebut, tren di sektor perhotelan masih sama, meskipun kinerjanya masih jauh dibanding dengan tahun 2019 karena kondisi belum normal akibat pandemi Covid-19.

Dalam catatan Colliers Indonesia, tingkat pasokan kamar hotel di Jakarta pada kuartal I-2021 tertinggi berada di hotel bintang 4 atau sekitar 15 ribu kamar, dan jumlah ini sama dengan tahun lalu serta meningkat apabila dibandingkan dengan tahun 2019. Sementara, tingkat keterisiannya pun mulai kembali meningkat dari tahun 2020 dengan tingkat hunian mendekat normal pada level 50%.

“Memang kalau kita lihat, trennya kurang lebih masih sama. Jarak kinerja tahun 2020 dibanding 2019 masih jauh karena kondisinya belum normal. Kita lihat hotel masih banyak yang kosong, masih banyak kasih diskon yang jor-joran,” ujar Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto, dalam keterangannya di Colliers Indonesia Virtual Media Briefing Q1 2020, Rabu (7/4).

Dirinya menambahkan, hotel-hotel di Jakarta saat ini tengah berfokus pada even-event (MICE) yang digelar pemerintahan dan korporasi. Sementara, yang menjadi driver bagi kunjungan hotel adalah FIT (free & independent traveller), yaitu orang-orang yang ke hotel untuk staycation.

Fery menjelaskan, saat ini tengah terjadi tren pergeseran waktu sibuk pada perhotelan, yang semula pada hari kerja menjadi akhir pekan untuk staycation. Tren ini mulai terjadi sejak Desember 2020. FIT yang menginap biasanya memanfaatkan long weekend atau diskon yang sedang berlaku.

Dirinya juga mengatakan jika kebijakan larangan mudik yang ditetapkan Pemerintah pada tahun ini sebenarnya menjadi semacam oportunity atau kesempatan untuk pertumbuhan sektor hotel.

“Orang yang tadinya mau keluar kota mau liburan gak bisa, mereka bisa memanfaatkan untuk menginap di hotel untuk mencari suasana baru. Artinya, tren yang biasanya turun selama lebaran kemungkinan di bulan Mei bisa naik. Kita lihat aja nanti gimana, ini baru analisa awal yang kami lakukan karena di mana ada sesuatu yang tidak terlalu baik ada opportunity juga di situ,” tutur Ferry.

Tags
#Hotel #Berita Properti #properti #Jakarta #colliers indonesia