Fenomena Ramai Ramai Jual Rumah di Kawasan Elit, Apa yang Menjadi Penyebabnya?

Fenomena Ramai Ramai Jual Rumah di Kawasan Elit, Apa yang Menjadi Penyebabnya?
ilustrasi rumah mewah (freepik)

Jakarta, Properti Indonesia – Beberapa minggu terakhir publik diramaikan dengan kabar banyaknya penjualan rumah sekondary dengan harga murah di kawasan Menteng, Pondok Indah, dan Kelapa Gading. Penjualan rumah-rumah mewah tersebut sebagian besar diobral melalui beberapa e-commerce properti. 

Di portal jual beli properti lamudi.co.id, misalnya, rumah-rumah mewah tersebut dibanderol mulai dari Rp14 juta per m2 untuk di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Sementara, di daerah Kebayoran Baru Jakarta Selatan dibanderol mulai dari Rp24,5 juta per meter2.

Senior Marketing Ray White Kebayoran Baru, Lisca Zafarayana mengatakan, maraknya penjualan rumah-rumah di kawasan elit tersebut disebabkan beberapa faktor, diantaranya karena adanya masalah financial sehingga terpaksa menjual asset, agunan hutang piutang sampai dengan ahli waris yang ingin mempercepat pembagian warisan.

Menurut Lisca, saat ini untuk rumah di kawasan Kemang ditawarkan dengan harga mulai dari Rp20-40 juta per m2, Menteng mulai dari Rp30-100 jt per m2, Pondok Indah mulai dari Rp20-100 jt per m2. "Khusus kawasan Pondok Indah Golf bahkan harganya bisa mencapai 150 juta per m2. Meski begitu kesepakatan harga tetap tergantung dari letak dan Kondisi rumah” ujar Lisca kepada Properti Indonesia, Rabu (7/7).

Terkait adanya pemilik yang menjual rumah di bawah harga rata-rata atau obral, menurutnya hal tersebut memang ada meski penurunan harga yang terjadi tidaklah terlalu besar, kecuali jika si penjual benar-benar sedang membutuhkan uang. “Jika butuh banget (penurunan) bisa sampai 10%-20%, tapi kalau 50% tidak mungkin. Proses penurunan juga tergantung dari nego, kalau seandainya kebutuhannya cukup mendesak, bisa saja jatuhnya jauh lebih murah,” imbuh Lisca.

 

 

 

Tags
#hunian #rumah #Berita Properti #properti #jual rumah #rumah mewah