Jakarta, Properti Indonesia – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menargetkan penyaluran nilai transaksi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar Rp1,5 triliun pada gelaran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2022. Pameran properti tersebut diselenggarakan mulai 15-22 Mei 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) dengan melibatkan sebanyak 41 pengembang properti.
Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengatakan melalui IPEX tahun ini diharapkan dapat menggaet masyarakat khususnya kalangan milenial untuk membeli rumah. Berdasarkan survei IPEX Loyalty Member (ILM) kepada 3.600 calon pembeli rumah, sebanyak 78,9 persen calon adalah milenial dan sebanyak 89,6 persen adalah pembeli rumah pertama untuk ditempati yang berlokasi di Jabodetabek.
“Pada penyelenggaraan expo ini, BTN menargetkan pengunjung pameran sebanyak 50 ribu pengunjung selama delapan hari pameran. Target potensi izin prinsip KPR sebanyak Rp1,5 triliun, yang terdiri dari KPR non subsidi Rp900 miliar, KPR subsidi Rp300 miliar, dan KPR syariah Rp300 miliar. Kami juga menargetkan booking KPR dengan total nominal Rp200 miliar,” ujar Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo, dilansir dari laman Indonesia Properti Expo, Minggu (15/5).
Kemudian pada pameran properti ini, Bank BTN menawarkan program suku bunga promosi mulai dari 2,2 persen, bebas biaya provisi, biaya administrasi dan bebas biaya appraisal untuk KPR non subsidi. Selain itu, Bank BTN menawarkan berbagai produk KPR seperti KPR Subsidi, KPR BTN Gaess for Millenial, KPR BTN Hits dan lain-lain.