ADCP Catat Kenaikan Laba Bersih Rp51,82 Miliar di Kuartal III 2022

ADCP Catat Kenaikan Laba Bersih Rp51,82 Miliar di Kuartal III 2022
Cisauk Point (PT Adhi Commuter Properti Tbk)

Jakarta, Properti Indonesia – PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) mencatat kenaikan pendapatan dan laba bersih pada kuartal III 2022. Berdasarkan laporan keuangan, laba bersih ADCP tercatat sebesar Rp51,82 miliar atau tumbuh 10,79 persen secara tahunan (year on year/yoy) jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp46,81 miliar. 

 Dilansir dari laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (23/5), pendapatan usaha meningkat senilai Rp421,52 miliar atau naik 44,12 persen (yoy) dibandingkan kuartal III 2021 sebesar Rp292,46 miliar. Pendapatan ADCP ini dikontribusi dari segmen properti sebesar Rp308,78 miliar, meningkat 55,17 persen (yoy). Segmen ini berkontribusi sebesar 73,25 persen dari total pendapatan usaha di kuartal III 2022.

Pada segmen properti ini terbagi dari empat proyek ADCP, di antaranya Cisauk Point sebesar Rp134,17 miliar, Adhi City Sentul Rp124,92 miliar, Royal Sentul Park Rp35,77 miliar, dan Eastern Green Rp13,91 miliar.

Selanjutnya, pendapatan dari segmen perhotelan sebesar Rp69,34 miliar, meningkat 66,76 persen (yoy) dan berkontribusi 16,44 persen dari total pendapatan usaha. Hotel-hotel yang dioperasikan ADCP di antaranya adalah Hotel GrandDhika (Jakarta, Medan, dan Semarang). Selain itu, operasi bersama JO ACP – UJP di Gateway Park menyumbang sebesar Rp43,39 miliar.

Adapun beban pokok pendapatan ADCP juga meningkat 41,96 persen (yoy) menjadi Rp321,49 miliar. Biaya umum-administrasi meningkat 12,71 persen menjadi Rp24 miliar. Kemudian terjadi kenaikan aset 1,50 persen mencapai Rp6,06 triliun dari akhir tahun 2021 di level Rp5,97 triliun. Kewajiban pembayaran atau liabilitas menurun 5,52 persen menjadi Rp3,66 triliun, dibandingkan tahun lalu sebesar Rp3,7 triliun. Serta ekuitas ADCP meningkat Rp14,50 persen menjadi Rp2,40 trilun dibanding tahun sebelumnya Rp2,10 triliun.

Sebagai informasi, ADCP telah menerima pendanaan dari pinjaman bank, obligasi, dan dana initial public offering (IPO) dengan masing-masing sebesar Rp456,36 miliar, Rp305,99 miliar, dan Rp278,85 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membayar sejumlah pinjaman dan dividen.

Tags
#Developer #Berita Properti #properti #Adhi commuter properti