Jakarta, Properti Indonesia – Uni Emirat Arab (UEA) dikabarkan akan berinvestasi sekitar Rp7 triliun (USD 500 juta) di Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa investasi ini dapat memberikan kontribusi untuk perekonomian di Aceh.
“Saya yakin ini dapat kasih kontribusi banyak bagi perekonomian Aceh,” ujar Menko Luhut dalam keterangannya pada rapat koordinasi Pembangunan dan Pengembangan Wilayah Aceh di Jakarta, Selasa (20/4).
Dalam menunjang investasi oleh UEA, diperlukan pembangunan infrastruktur seperti pendirian Pelabuhan Singkil dan Bandara Syekh Hamzah Fansyuri. Pada kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan akan memastikan proyek besar di Kabupaten Singkil nantinya sebagai destinasi utama daerah pengembangan pariwisata baru di Indonesia ini dapat terealisasi. “Karena ini akan membuka banyak lapangan pekerjaan,” imbuh Sandiaga.
Kemudian progres pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhoukseumawe juga dikulik dalam rapat tersebut. Pengembangan Kek Arun Lhoukseumawe didirikan di lahan seluas 2.622,48 hektar.
Nantinya kegiatan utama di lokasi ini meliputi pembangunan dan pengelolaan kawasan, industri energi, industri petrokimia, industri pengolahan kelapa sawit, dan logistik yang akan melibatkan 40 ribu orang pada tahun 2027 mendatang. Di dekat KEK Arun juga terdapat Bandara Malikul Saleh yang direncanakan untuk diperpanjang runway-nya.
Uni Emirat Arab sebelumnya juga telah menjalin kerja sama dengan Indonesia dalam pembangunan infrastruktur. Pada Maret 2021 lalu, UEA telah menggelontorkan sekitar Rp144 triliun untuk berinvestasi pada sovereign wealth fund (SWF) yang dikelola oleh Indonesia Investment Authority (INA). Investasi tersebut telah disampaikan oleh pihak Kedutaan Besar RI di Abu Dhabi.
Investasi tersebut difokuskan pada sektor-sektor strategis di Indonesia, seperti infrastruktur, jalan, pelabuhan, pariwisata, pertanian, dan sektor-sektor lainnya yang berpotesi tumbuh dan dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan sosial.