Jakarta, Properti Indonesia – Sebuah studi oleh kelompok asuransi rumah, Hippo, menunjukkan bahwa wanita dari generasi milenial banyak yang membeli rumah secara mandiri di Amerika Serikat. Mereka secara khusus sebanyak 48 persen pembeli rumah independen. Hal tersebut beradarkan data dari laporan National Association of Realtors 2020 dari Forbes yang menunjukkan usia rata-rata wanita lajang yang pertama kali membeli rumah adalah 33 tahun.
Meskipun pembeli tunggal masih mewakili sebagian kecil dari keseluruhan pasar sebanyak 28 persen pada tahun 2021, namun tren tersebut mungkin saja bisa berubah. Sebab, secara umum pembelian rumah biasanya dilakukan oleh pasangan yang telah menikah. Namun, dalam survei Bank of America baru-baru ini, melaporkan sebanyak 65 persen wanita lajang calon pembeli rumah lebih suka tidak menunggu menikah terlebih dahulu untuk membeli rumah. Dalam laporan yang sama sebanyak 30 persen wanita sudah membeli umah saat mereka masih lajang.
Ini merupakan tren properti baru yang terlihat hampir di seluruh negeri. Sebuah laporan pada tahun 2021 oleh LendingTree, menyebutkan banyak wanita lajang yang memiliki rumah dibandingkan pria lajang di 50 wilayah metropolitan Amerika.
“Perbedaan rata-rata antara bagian rumah yang dimiliki wanita lajang dibandingkan dengan pria lajang adalah 3,7 persen,” tulis dalam laporan LendingTree, dikutip dari laman hunker, Rabu (9/3).
Kemudian menurut Hippo, 68 persen membeli rumah dengan harga yang lebih mahal karena pandemi terus memicu lonjakan permintaan rumah. Serta di masa pandemi ini mendorong banyak wanita untuk melakukan pembelian rumah.
Survei Hippo juga menyatakan bahwa 82 persen wanita yang membeli rumah pertama kali merasa bahwa pandemi mempercepat keputusan mereka untuk membeli. Sebanyak 41 persen milenial membayar lebih dari 20 persen untuk uang muka.