Tarif Sewa Pusat Perbelanjaan di Jakarta Masih Stabil di Kuartal III 2022

Tarif Sewa Pusat Perbelanjaan di Jakarta Masih Stabil di Kuartal III 2022
Pusat perbelanjaan (Properti Indonesia)

Jakarta, Properti Indonesia – Kinerja sektor ritel di kuartal III/2022 mengalami pertumbuhan yang baik, namun developer diperkirakan masih harus menahan diri untuk menaikkan tarif harga sewa. Hal ini disampaikan oleh Colliers Indonesia dalam laporannya mengenai kinerja properti di kuartal ketiga tahun 2022. 

 Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto mengatakan, harga sewa pusat perbelanjaan atau mall di Jakarta pada kuartal ketiga tercatat stabil yaitu sekitar Rp566.095 per meter persegi, sementara di Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) sekitar Rp384.121 per meter persegi. Biaya pemeliharaan ritel di Jakarta tercatat sekitar Rp148.971, sementara di Bodetabek sekitar Rp117.812.

Colliers Indonesia juga memperkirakan tarif sewa pusat perbelanjaan di kuartal keempat tahun ini masih relatif stabil, namun biaya pemeliharaan akan disesuaikan mulai tahun 2023. Hal ini dikarenakan naiknya UMP, kenaikan suku bunga dan inflasi yang akan menjadi pertimbangan penyeuaian kenaikan biaya pemeliharaan.

“Kita tidak bisa banyak berharap dari sisi developer untuk menaikkan harga sewa yang lebih tinggi hingga akhir tahun ini atau sampai tahun 2023,” ujar Ferry dalam paparannya, dikutip Senin (17/10).

Namun, rata-rata tingkat hunian pusat perbelanjaan di Jakarta dan Bodetabek di kuartal ini masih tercatat di bawah 70 persen, dikarenakan adanya peraturan vaksin booster bagi para pengunjung sehingga hal tersebut berdampak pada kinerja ritel. Menurut Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), setelah peraturan baru ini berlaku, lalu lintas mall menurun hingga 10 persen. Padahal dari sisi suplai ritel tidak mengalami kendala, dan minat masyarakat untuk berkunjung ke mall masih tinggi. Sehingga memerlukan adanya kebijakan yang dapat membuat pusat perbelanjaan beroperasi lebih leluasa.

Meskipun faktor-faktor tersebut menghambat kinerja, terdapat beberapa penyewa yang terus mengembangkan bisnis mereka. Khususnya retailer F&B yang fokus membuka ruko dibanding menempati pusat perbelanjaan. Beberapa dari mereka juga telah membuka toko di mall kelas atas. Sementara di industri fashion, retailer alas kaki atau sepatu juga semakin berkembang baik di wilayah Jakarta maupun Bodetabek.

Gerai Uniqlo juga dibuka kembali di Summarecon Mall Serpong, Tangerang. Beberapa mall juga menyuguhkan hiburan bagi pengunjung dengan lebih banyak toko kuliner dan festifal budaya pop (pop culture) untuk meningkatkan lalu lintas mall dan meningkatkan okupansi.

Tags
#mall #Pusat Belanja #Berita Properti #properti #colliers indonesia