Setelah Dinyatakan Bangkrut, Usaha Coworking Space CoHive Resmi Ditutup

Setelah Dinyatakan Bangkrut, Usaha Coworking Space CoHive Resmi Ditutup
CoHive 101 Mega Kuningan (Dok. CoHive)

Jakarta, Properti Indonesia – PT Evi Asia Tenggara, perusahaan operator coworking space yang mengelola CoHive dinyatakan bangkrut pada 18 Januari 2023 oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.  

“Per 18 Januari 2023, CoHive telah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Indonesia. Untuk pertanyaan tentang ruang kantor/ruang acara, silakan kunjungi pemilik masing-masing secara langsung,” tulis manajemen dalam situs resmi CoHive, dikutip Rabu (8/2).

Dilansir dari Deal Street Asia, Selasa (7/2), manajemen CoHive telah memberikan keterangan resmi terkait penutupan bisnis coworking, yakni karena pandemi yang berkepanjangan sehingga memicu over supply ruang kantor, dan masalah dana yang semakin menipis sehingga perusahaan tidak bisa bertahan lebih lama lagi.

“Kami telah berjuang untuk kelangsungan hidup perusahaan selama dua tahun terakhir, terlepas dari upaya terbaik kami untuk menemukan solusi atas kesulitan kami, kami tidak dapat tinggal lebih lama,” jelas manajemen CoHive.

Meskipun usaha CoHive ditutup, beberapa lokasi telah diambil alih oleh pihak lain, terutama CoHive 101 di Mega Kuningan. Gedung tersebut tetap beroperasi secara independen. “Kami berterima kasih atas dukungan tim, investor kami, landlord, dan orang-orang yang telah mendukung kami selama bagian perjalanan yang paling sulit,” lanjut manajemen.

Sebagai informasi, CoHive berdiri pada tahun 2015 dengan nama EV Hive, yang didirikan oleh firma modal ventura yang berfokus di Asia Tenggara, East Ventures. Kemudian perusahaan diambil alih oleh manajemen baru di antaranya Jason Lee, Carlson Lau, dan Ethan Choi pada 2017 dan berganti nama menjadi CoHive pada tahun 2019.

Kemudian CoHive terus bereskpansi di berbagai lokasi di kota-kota besar. Pada tahun 2020, CoHive telah mengoperasikan 30 coworking space dengan total luas 60.000 m2 yang berlokasi di Jakarta, Medan, Yogyakarta, dan Surabaya.

Konsep coworking space populer pada pertengahan tahun 2010, yang dinilai cocok untuk usaha startup yang membutuhkan kantor fleksibel dengan harga terjangkau. Namun, bisnis coworking space anjlok sejak pandemi Covid-19 yang membuat permintaan menurun.

Tags
#Perkantoran #Berita Properti #co working space #properti #ruang kantor