Pertumbuhan Kredit BTN Naik 9,9 Persen Ditopang KPR

Pertumbuhan Kredit BTN Naik 9,9 Persen Ditopang KPR
Perumahan Puri Delta Tigaraksa (Delta Group Property)

Jakarta, Properti Indonesia - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat posisi kredit dan pembiayaan per Agustus 2023 mencapai Rp314,2 triliun. Berdasarkan laporan keuangan BTN, jumlah ini tumbuh 9,9 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp286,1 triliun.  

Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan bahwa perseroan membidik pertumbuhan kredit di level sekitar 10 persen pada tahun ini. Pertumbuhan kredit tersebut ditopang oleh kredit pemilikan seperti KPR Subsidi, KPR Non Subsidi, dan kredit high yield. 

"Dengan indikator makro yang semakin kondusif, kondisi perekonomian dan perbankan nasional juga akan semakin membaik karena didorong juga oleh beberapa stimulus," ujar Nixon dalam keterangan resmi, dikutip Senin (18/9). 

Pendorong terbesar pertumbuhan kredit ini adalah KPR Subsidi dan Non Subsidi yang tumbuh masing-masing sebesar 11,36 persen dan 6,69 persen, seiring dengan diresmikannya Consumer Sales Center baru di 3 lokasi seperti BSD, Kelapa Gading dan Surabaya untuk memanfaatkan segmen Emerging Affluent. Untuk pencairan KPR Emerging Affluent, peluncuran KPR BTN Prioritas pada akhir Agustus 2023 merupakan upaya perseroan mengoptimalisasi pasar KPR sekaligus mempertahankan pangsa pasar BTN di sektor KPR. 

Kemudian juga ditopang oleh kegiatan akad massal, di paruh kedua tahun ini BTN tercatat telah menggelar akad KPR massal mencapai 10.000 unit secara serentak di seluruh Indonesia. Gelar akad ini merupakan komitmen perseroan dalam mendukung Program Satu Juta Rumah. 

Akad KPR massal juga difokuskan pada area perumahan yang dekat dengan sarana transportasi umum. Seperti akad KPR massal pada Agustus 2023 di Perumahan Puri Delta Tigaraksa yang dekat dengan Stasiun Tigaraksa dan Stasiun Tenjo. 

Tags
#hunian #rumah #Berita Properti #KPR #BTN #properti