Jakarta, Properti Indonesia - Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa penyaluran kredit properti pada November 2023 tumbuh 7,8 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan penyaluran kredit Oktober 2023 sebesar 7,3 persen.
Berdasarkan laporan BI alam Analisis Perkembangan Uang Beredar November 2023, perbankan telah menyalurkan kredit properti sebesar Rp1.294,5 triliun per November 2023. Jumlah ini meningkat dari Oktober 2023 yang sebesar Rp1.285,5 triliun.
"Terutama berasal dari pertumbuhan KPR dan KPA 12,2 persen, serta kredit real estate 10,4 persen," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, dikutip Rabu (27/12).
Untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) pada November 2023 penyalurannya sebesar Rp686,5 triliun, naik dari Oktober 2023 sebesar Rp680,7 triliun. Sementara dari real estate pada November 2023 tercatat sebesar Rp215,0 triliun atau meningkat dari Rp212,2 triliun di bulan sebelumnya.
BI juga mencatat Kredit Konsumsi (KK) tumbuh sebesar 9,9 persen pada November 2023, lebih stabil dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya, terutama didorong oleh perkembangan KPR, Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dan Kredit Multiguna.