Penjualan Lahan Industri Semester II 2021 Naik 22 Persen

Penjualan Lahan Industri Semester II 2021 Naik 22 Persen
Ilustrasi Kawasan Industri Jababeka Cikarang (jababeka.com)

Jakarta, Properti Indonesia – Knight Frank Indonesia dalam laporan Jakarta Property Highlight semester II-2021, menyebutkan bahwa penjualan lahan industri hingga penghujung tahun 2021 meningkat sebesar 22 persen dari tahun sebelumnya. Selain peningkatan angka penjualan, pasokan kawasan industri juga bertambah 1,4 persen dari semester I-2021. 

Sebelumnya, Knight Frank melalui Asia Pacific Warehouse Review mengindikasikan pertumbuhan harga subsektor industri di Jakarta sempat alami peningkatan sekitar 2,8 persen untuk periode 2020-2021. Angka tersebut lebih besar dari rata-rata angka peningkatan sektor industri di wilayah Asia Pasifik yang berada di kisaran 0,7 persen.

“Angka tersebur menunjukkan adanya gambaran positif bagi sektor industri sebagai salah satu sektor yang cenderung tetap memiliki kerja prospektif dan stabil, bahkan selama pandemi,” ujar Senior Research Advisor, Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat dalam keterangan resminya, dikutip Senin (14/3).

Lanjut Syarifah, di tahun 2022 sektor industri diperkirakan tetap mengalami peningkatan harga sewa lahan, baik dalam skala nasional maupun regional di Asia Pasifik. Knight Frank Indonesia juga mencatat sebaran kawasan sektor industri di Jakarta masih didominasi oleh koridor timur. Serapan terbesar masih datang dari Bekasi, dimana kawasan tersebut menyerap sebesar 50 persen dari total serapan tahun ini.

Kemudian diikuti oleh Cilegon-Serang di posisi kedua dengan total serapan sebesar 24 persen. Industrial Manager Knight Frank Indonesia, Ipung Rachmaningtyas menambahkan, selama masa pandemu koridor timur dari wilayah greater Jakarta masih potensial dalam transaksi serapan lahan industri.

“Koridor timur, khususnya Bekasi, memang sudah cukup matang sebagai kawasan industri. Rekam jejak performanya perlu ditularkan pada kawasan industri baru lainnya yang tengah dikembangkan saat ini,” jelasnya.

Sektor industri juga memiliki harga yang cenderung stabil meski tetap terlihat adanya peningkatan pada beberapa submarket. Beberapa sektor telah menjadi penggerak utama dalam penyerapan lahan di kawasan industri di area Jakarta pada tahun lalu, yaitu industri kimia, otomotif dan turunannya, farmasi, FMCG dan data center.

“Rekam jejak performa sektor industri di tengah pandemi menunjukkan ketangguhan yang stabil dan bahkan terus terlihat membaik. Sektor pendukung performa dari sektor industri tidak hanya berasal dari sektor otomotif, namun saat ini beberapa sektor seperti industri bahan kimia dan data center turut menjadi sektor potensial yang mendukung ketangguhan performa sektor industri di greater Jakarta” imbuh Willson Kalip, Country Head, Knight Frank Indonesia.

Tags
#Industri #Berita Properti #properti #Sektor Properti #knight frank #kawasan industri