Jakarta, Properti Indonesia - Berbagai kios-kios pakaian di pusat grosir terbesar di Asia Tenggara, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat mulai dipenuhi pengunjung yang berbelanja untuk Hari Lebaran atau Idul Fitri 1444 Hijriah, meskipun bulan Ramadan masih memasuki hari kesepuluh.
Hal ini terlihat dari pantauan Properti Indonesia, pengunjung sudah berdatangan mulai dari area Jembatan Multiguna, Pusat Grosir Central Tanah Aban (CTA) hingga Blok A. Rata-rata pengunjung membeli pakaian untuk Lebaran seperti gamis, tunik, hijab, baju koko, mukena, sarung, dan pakaian anak-anak.

"Boleh Bunda diliat-liat dulu bajunya," tawar pedagang baju di sana.
Salah satu pedagang gamis di CTA, Asep, mengatakan bahwa pada Ramadan kali ini Tanah Abang mulai ramai kembali dibanding tahun-tahun sebelumnya ketika masih ada pandemi Covid-19. Momen kembali ramainya Pasar Tanah Abang ini tentu menjadi angin segar bagi para pedagang. "Ya, sekarang mulai rame lagi," katanya.
Lanjutnya, pembeli yang mampir ke tokonya tidak hanya untuk pakai sendiri, tetapi juga ada yang untuk dijual kembali.
Selain menawarkan secara langsung kepada pembeli yang mampir, beberapa pedagang juga terlihat tengah mempromosikan baju-baju di tokonya melalui siaran live di sosial media.
Adapun busana muslim yang sedang tren di Tanah Abang saat ini adalah gamis berbahan rayon atau sahara, yang biasa disebut gamis Lesti Kejora. Gamis ini memiliki ciri khas yaitu renda-renda pada bagian pundak. Harga gamis Lesti Kejora beragam, mulai dari Rp300 ribu hingga Rp400 ribu.