Jakarta, Properti Indonesia – PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mencatat pendapatan sebesar Rp4,49 triliun di kuartal III 2022. Pendapatan ini meningkat 18,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021 yakni Rp3,78 triliun. Naiknya pendapatan ini didorong oleh pendapatan berulang yang terus tumbuh seperti sewa pusat perbelanjaan atau mall dan hotel.
Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (9/11), meningkatnya pendapatan Pakuwon Jati di kuartal ketiga ini diiringi dengan meningkatnya beban pokok dari Rp2,06 triliun menjadi Rp2,13 triliun. Sehingga laba bruto meningkat 36,90 persen secara tahunan dari Rp1,73 triliun menjadi Rp2,36 triliun.
Laba bersih Pakuwon Jati tercatat sebesar Rp1,38 triliun, meningkat 72,75 persen dari sebelumnya sebesar Rp800 miliar. Dari sisi aset perusahaan, per 30 September 2022 tercatat sebesar Rp30,03 triliun atau meningkat 4,05 persen year to date (ytd) dibandingkan periode Desember 2021 sebesar Rp28,86 triliun. Kemudian liabilitas tercatat sebesar Rp9,56 triliun dan ekuitas Rp20,47 triliun.
Adapun pendapatan berulang dari sewa ruangan yang terdiri dari mall dan ritel tercatat sebesar Rp1,12 triliun pada kuartal III 2022. Jumlah ini meningkat 75 persen secara tahunan. Pakuwon Jati juga mencatat marketing sales per September 2022 sebesar Rp1,17 triliun, dengan proyeksi marketing sales tahun ini sekitar Rp1,7 triliun hingga Rp1,8 triliun.