Okupansi Pusat Perbelanjaan Diprediksi Meningkat Hingga 70% Jelang Idul Fitri 2022

Okupansi Pusat Perbelanjaan Diprediksi Meningkat Hingga 70% Jelang Idul Fitri 2022
Foto pengunjung berbelanja di pusat perbelanjaan (Properti Indonesia)

Jakarta, Properti Indonesia – Pusat perbelanjaan di Jabodetabek akan mengalami peningkatan kunjungan jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2022 mendatang. Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memperkirakan tingkat kunjungan hingga Idul Fitri mencapai sekitar 70 persen.  

“Selama Ramadhan, masyarakat pada umumnya berbelanja busana atau sandang dan keperluan rumah tangga. Tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan akan meningkat lagi pada saat Idul Fitri hari kedua dengan lebih banyak berbelanja makanan dan minuman serta hiburan,” ujar Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja kepada Propertiindonesia.id, Selasa (26/4).

Menurutnya, meski pemerintah telah memperpanjang kembali kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 9 Mei 2022, namun sudah mengizinkan pusat perbelanjaan di level 1 beroperasi secara penuh atau 100 persen sampai pukul 20.00 waktu setempat.

Alphonzus menjelaskan pusat perbelanjaan telah memiliki langkah-langkah antisipasi jika terjadi lonjakan kunjungan saat Idul Fitri. Di antaranya meniadakan acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Kemudian protokol wajib vaksinasi dan kesehatan yang lebih ketat, disiplin, dan konsisten.

“Menerapkan SOP pengendalian jumlah pengunjung karena pusat perbelanjaan telah memiliki sistem untuk menghitung jumlah pengunjung, atau memiliki SOP yang dapat diterapkan sewaktu-waktu jika ada indikasi ataupun terdeteksi jumlah pengunjung akan melebihi kapasitas maksimal yang diperbolehkan,” imbuhnya.

Tags
#mall #Pusat Belanja #Berita Properti #properti