Jakarta, Properti Indonesia - Kinerja perhotelan dan pariwisata mulai terlihat mengalami pertumbuhan, baik dari angka turis domestik maupun turis mancanegara yang meningkat stabil. Terutama untuk sektor perhotelan dan pariwisata di Jakarta dan Bali.
Colliers Indonesia Head of Research, Ferry Salanto mengatakan bahwa pasar pariwisara di Bali akan terus berkembang. Hal ini terlihat dari mulai meningkatnya aktivitas Meetings, Incentives, Conferences & Exhibitions (MICE).
"Aktivitas Meetings, Incentives, Conferences & Exhibitions (MICE) terlihat mulai meningkat di Bali terutama setelah sempat diselenggarakan pertemuan G20," ujar Ferry dalam siaran pers, dikutip Senin (29/5).
Lanjutnya, aktivitas pasar hotel Jakarta pada awal 2023 cukup tenang, namun terlihat adanya pergetakan pada bisnis terutama aktivitas yang berhubungan dengan akomodasi MICE.
Dirilisnya agenda aktifitas luring untuk tahun 2023 oleh pemerintah daerah Bali, mengindikasikan bahwa Bali tengah bersiap-siap untuk menerima turis mancanegara masuk. Bali juga diantisipasi akan mengalami peningkatan aktifitas pada kuartal kedua tahun ini, dengan sejumlah kedatangan turis mancanegara maupun lokal.
Sektor hotel juga dipredikai akan mendapat keuntungan dari hadirnya tahun politik pada tahun 2024 mendatang. Seperti yang terjadi pada pemilihan umum sebelumnya, hotel biasanya akan menjadi tempat diadakannya sejumlah agenda kegiatan persiapan pemungutan suara.
Selain aktifitas MICE yang dilakukan oleh pemerintah dan perusahaan swasta, berbagai aktifitas luring seperti konser musik, kompetisi olahraga, pameran, dan berbagai aktifitas lain juga memberikan dampak positif bagi kinerja perhotelan.
Semua acara tersebut berhasil menarik sejumlah besar orang dari pertengahan tahun 2022 hingga awal tahun 2023. Hal tersebut dikarenakan tidak ada aktifitas yang terjadi selama kurun waktu pandemi tahun 2020-2021.
"Oleh sebab itu, ada secercah harapan bahwa okupansi perhotelan dapat mengalami peningkatan di kuartal II tahun 2023, serta aktifitas MICE diprediksi akan mengalami peningkatan," jelas Ferry.
Okupansi Hotel di Jakarta dan Bali Diprediksi Meningkat Pada Kuartal II 2023