Marketing Sales Modernland Tumbuh Positif di Kuartal III 2022

Marketing Sales Modernland Tumbuh Positif di Kuartal III 2022
Public Expose PT Modernland Realty Tbk pada Jumat, 2 Desember 2022 (Dok. PT Modernland Realty Tbk)

Jakarta, Properti Indonesia – PT Modernland Realty Tbk (MDLN) membukukan pendapatan sebesar Rp614,55 miliar hingga September 2022. Pendapatan ini meningkat 6,29 persen atau Rp36,36 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp578,19 miliar. 

 Laba bersih Modernland Realty juga tercatat sebesar Rp234,51 miliar,  naik sebesar Rp694,70 miliar atau 150,96 persen bila dibandingkan rugi bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp460,19 miliar.

“Kenaikan ini terutama disebabkan adanya keuntungan atas penyelesaian sebagian utang obligasi luar negeri serta perubahan atau tingkat suku bunga obligasi luar negeri pasca restrukturisasi,” ujar Herman, Direktur MDLN dalam Public Expose, Jumat (2/12).

Sementara itu, David Iman Santosa, Direktur MDLN menyampaikan, marketing sales yang diraih Modernland Realty sebesar Rp600 miliar merupakan pencapaian 60 persen dari target penjualan non bulk-sales. Adapun segmen residensial membukukan Rp342 miliar, meningkat 17 persen secara kuartal per kuartal.

Kontribusi penjualan terbesar berasal dari Jakarta Garden City melalui extension cluster Mahakam fase 2 yang diluncurkan pada Juni 2022 lalu serta klaster baru The Essence @Yarra yang diluncurkan pada September 2022.

Konsep dan desain baru dari produk-produk di Jakarta Garden City diharapkan dapat menjadi katalis positif dalam menerapkan strategi pemasaran guna menghadapi tantangan dan kondisi pasar yang ada. Selain itu, pencapaian topping off atas pembangunan Cleon Park menunjukkan komitmen perseroan dalam membangun hunian high-rise pertama di Jakarta Garden City.

Selain residensial, segmen industri turut berkontribusi sebesar Rp151 miliar atau meningkat signifikan 95 persen secara tahunan. “Terlepas dari ketidakpastian makro ekonomi dan situasi geopolitik, perseroan berharap segmen industri dapat mempertahankan kinerjanya hingga akhir tahun 2022,” imbuh David.

Sementara itu, pada segmen perhotelan, Modern Golf & Country Club serta segmentasi lainnya memberikan kontribusi marketing sales sebesar Rp107 miliar hingga kuartal ketiga tahun ini, atau meningkat 23 persen.

Lanjut David, untuk prospek usaha ke depan, perseroan memandang tahun 2023 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi pasar properti dengan fakta bahwa Bank Indonesia telah menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebanyak 4 kali dalam 4 bulan berturut-turut serta kebijakan insentif PPN untuk properti yang telah berakhir pada September 2022.

“Di sisi lain, inflasi yang terjadi juga mempengaruhi daya beli masyarakat dan dapat mempengaruhi iklim investasi pada sektor properti. Namun demikian, perseroan akan terus mengembangkan strategi dan memperkuat eksekusi untuk menjawab tantangan yang ada,” tutur David.

Sejumlah strategi dilakukan oleh Modernland Realty, yaitu dengan menghadirkan produk properti terjangkau di segmen pasar middle-up, melalui pengembangan desain baru dan konsep yang lebih mendekatkan produk-produk perseroan dengan selera pasar yang berkembang saat ini, dengan tetap mempertimbangkan kekuatan daya beli pasar.

“Ke depan, perseroan akan terus berinovasi dan meluncurkan produk-produk terbaru baik landed housing di Jakarta Garden City site A & C, maupun new shophouses yang tersebar di seluruh proyek perseroan. Adapun perseroan tengah berupaya untuk melakukan bulk-sales dengan menjalin komunikasi dengan berbagai investor sebagai upaya dalam rangka pemenuhan janji penjualan aset yang diatur dalam Amended Notes Indeture,” jelas David.

Perseroan juga sebelumnya telah melakukan pembelian kembali obligasi luar negeri (global bond buyback) atau tender offer melalui mekanisme reverse dutch auction (RDA) pada 15 Maret 2022. Hasil dari tender offer dari notes 2025, perseroan mengeluarkan dana sebesar USD25,67 juta untuk pembelian kembali Notes 2025 senilai USD48,43 juta. Kemudian perseroan mengeluarkan dana sebesar USD25,64 juta untuk pembelian kembali Notes 2027 senilai USD54,54 juta.

Adapun setelah transaksi Tender Offer ini selesai di bulan April 2022, maka jumlah pokok terutang dari Notes 2025 menjadi USD130,72 juta, sekitar 73 persen dari jumlah pokok Notes 2025 yang diterbitkan pertama kali sebesar USD179,16 juta. Sedangkan jumlah pokok Notes 2027 yang diterbitkan pertama kali sebesar USD268,48 juta.

“Dengan selesainya proses tender offer melalui mekanisme RDA ini, maka beban utang perseroan menjadi lebih rendah dimana hal ini berdampak positif terhadap kondisi operasional serta kelangsungan usaha perseroan dalam jangka panjang,” jelas William Honoris, Direktur Utama Modernland Realty. 

Tags
#Berita Properti #properti #modernland realty