Jakarta, Properti Indonesia – Film horor Pengabdi Setan 2: Communion yang tayang pada Kamis, 4 Agustus 2022 saat ini ramai diperbincangkan. Mulai dari jalan cerita yang lebih seram dari film pertamanya, serta lokasi syuting yang menggunakan bangunan lama yang tidak digunakan. Bangunan tersebut merupakan rumah susun sederhana milik (rusunami) yang berlokasi di dekat Pasar Sumber Arta, Bintara Jaya, Bekasi Barat, Jawa Barat.
Rusun setinggi 15 lantai tersebut kini sedang ramai dikunjungi masyarakat sejak film tersebut rilis. Untuk membuat konten khusus maupun karena rasa penasaran. Dilansir dari laman detik.com, Senin (8/8), rusun tersebut awalnya dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dari program 1.000 tower Kemenpera (Kementerian Perumahan Rakyat) pada tahun 2007.
Namun, pembangunan rusun tersebut dimulai pada Februari 2008 dan berhenti pada tahun 2009, dan terbengkalai hingga sekarang. Rusun tersebut rencananya akan diberi nama Rusun Kalimalang Residence, dengan pengembang PT Mitra Safir Sejahtera (MSS). Akibat penghentian pembangunan, pengembang menapat gugatan dari para konsumen.
Adapun proyek 1.000 tower rusunami ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di 10 kota di Indonesia, dengan pencanangan dilakukan di Pulo Gebang, Jakarta Timur. Proyek ini menggunakan dana sekitar Rp50 triliun yang disiapkan oleh pemerintah dan pihak swasta, serta direncanakan pembangunan sebanyak 3 tahap.
Ramainya masyarakat yang penasaran dengan lokasi syuting, membuat pihak keamanan rusun tersebut melarang masyarakat naik hingga ke lantai atas. Hal ini karena pondasi bangunan yang sudah tua, berdebu, serta minimnya cahaya di dalam bangunan rusun sehingga masyarakat hanya diperbolehkan naik sampai lantai empat. Bahkan, sutradara film, Joko Anwar, mengatakan bahwa di lantai 7 tidak digunakan sebagai lokasi syuting.
“Lantai 7 doang karena itu yang paling kotor. Enggak pernah dimasuki orang, itu paling berdebu. Jadi enggak kita masuki,” ujar Joko Anwar pada siaran pers, Kamis (4/8) lalu.
Meski begitu, dari luar bangunan rusun ini masih nampak kokoh, dengan lantai dasar gedung yang masih dipakai sebagai area parkir kendaraan motor, area penjual makanan atau kantin, serta digunakan sebagai tempat produksi box kemasan. Di area halaman rusun juga digunakan sebagai tempat parkir pasar Sumber Arta.
Sebagai informasi, Pengabdi Setan 2: Communion merupakan sekuel dari Pengabdi Setan (2017). Melanjutkan kisah tentang keluarga Suwono yang pindah rumah setelah teror ibu dalam film tersebut. Film ini dibintangi oleh Tara Basro, Bront Palarae, Endy Arfian, Nasar Anuz, Egy Fedly, dan Ayu Laksmi.
Joko Anwar pernah pakai rusun lain sebagai lokasi syuting filmnya
Selain rusunami di dekat Pasar Sumber Arta, Joko Anwar juga pernah memakai rusun lain dalam proses syuting film Gundala pada tahun 2018 lalu.
"Lokasi yang digunakan di Gundala adalah lokasi asli saat syuting tahun 2018: rumah susun, stasiun kereta, percetakan, pasar tradisional, dan lain-lain. Memang demikian lah situasi asli Indonesia saat ini. Jadi setting-nya juga saat ini,” jelas Joko dalam akun twitternya, 3 September 2019.

Lokasi rusun yang digunakan dalam syuting Gundala, rupanya merupakan tempat tinggal sang sutradara sebelumnya, yakni Rusun Penjompongan atau Rusun Bendungan Hilir 2 (Benhil 2) di Jakarta. Kamar yang menjadi tempat tinggal tokoh utama Gundala, Sancaka, tidak jauh dari kamar yang ditempati oleh Joko dulu.
“Rusun yang digunakan untuk tempat tinggal Sancaka dan Wulan adalah rusun Penjompongan. Kebetulan saya pernah tinggal di sana dua tahun. Suasananya memang begitu. Ngangenin. Inspirasi buat film Gundala dan film Fiksi (2007) yang juga saya tulis,” kata Joko.