Jakarta, Properti Indonesia – Perusahaan LG Energy Solution membuka pengembangan tahap kedua industri baterai listrik terintegrasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang atau Grand Batang City, Jawa Tengah seluas 275 hektar.
Pengembangan tahap kedua ini ditandai dengan seremoni yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu (8/6). Turut hadir juga Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Park Tae-Sung, Menteri Investasi atau Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Mensesneg Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, President of LG Energy Solution Bang Soo Le serta sejumlah pejabat lainnya.
“Dengan adanya pelaksanaan seremoni ini membuktikan bahwa KIT Batang sangat diminati oleh para investor raksasa. Hal tersebut terbukti dengan habisnya penjualan area lahan fase pertama dari KIT Batang seluas 450 hektar sehingga saat ini pengembangan KIT Batang memasuki fase kedua dimana pengembangan kawasan mencakup seluas 1.000 hektar,” ujar Direktur Utama PT PP( Persero), Tbk, Novel Arsyad dalam siaran pers, Kamis lalu (9/6).
Diketahui, proyek pembangunan KIT Batang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) oleh Pemerintah yang terletak di Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah yang memiliki total luas lahan untuk dikembangkan seluas 4.300 hektar. Pembangunan KIT Batang dibagi menjadi tiga klaster yaitu Klaster I seluas 3.100 hektar, Klaster II seluas 800 hektar, dan Klaster III seluas 400 hektar.