Jakarta, Properti Indonesia – PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) mencatat pertumbuhan laba pada kuartal I 2022 sebesar Rp17,40 miliar. Laba tersebut meningkat 185 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,11 miliar. Kenaikan laba pada kuartal ini didorong oleh marketing sales yang naik menjadi Rp342,46 miliar pada Maret 2022 dari sebelumnya sebesar Rp177,83 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, perolehan laba ditopang oleh penjualan properti berkonsep transit oriented development (TOD) seperti LRT City Tebet 22,6 persen, Adhi City Sentul 21,7 persen, dan LRT City Jatibening 9 persen. Adapun pendapatan usaha perseroan di kuartal ini sebesar Rp187,36 miliar atau naik 77 persen dibandingkan kuartal I 2021 sebesar Rp105,61 miliar.
“Kami bersyukur dengan perolehan kinerja Januari hingga Maret tahun ini, kendati masih periode awal tahun di mana umumnya penjualan properti belum cukup ramai tetapi ADCP berhasil meraih pertumbuhan laba year on year (YoY) lebih dari 100 persen,” ujar Direktur Utama ADCP, Rizkan Firman dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Kamis (28/4).
Adapun pendapatan usaha perseroan meningkat didorong oleh serah terima proyek ke konsumen di antaranya LRT City Bekasi – Eastern Green, LRT City Sentul, LRT City Jatibening, reccuring income hotel dan dua proyek baru seperti Cisauk Point – Member of LRT City dan Adhi City Sentul. Lanjut Rizkan, perseroan optimis mencapai pertumbuhan marketing sales yang ditargetkan naik 103 persen secara tahunan pada tahun 2022 ini.
“Kami akan tetap fokus pada penyelesaian proyek dan pengembangan kawasan, bekerjasama dengan berbagai mitra strategis untuk memperkuat komitmen perseroan dalam mengembangkan bisnis hunian TOD dan kami optimis perseroan siap menyambut momentum beroperasinya LRT secara komersial di kuartal ketiga tahun ini,” jelas Rizkan.