Jakarta, Properti Indonesia – PT Hero Supermarket Tbk (HERO) berencana menjual sejumlah aset berupa tanah dan bangunan yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat senilai Rp180 miliar. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/11), aset tersebut akan lepas kepada PT Pro Alpine Utama (PAU), dan sebagian besar perolehan dana tersebut akan digunakan untuk membayar utang.
HERO dan PAU telah menandatangani Akta Jual Beli atas aset tanah dan bangunan di Bekasi pada 31 Oktober 2022. Tanah tersebut seluas 25.533 m2 dengan bangunan yang terdiri dari 2 lantai seluas 20.003 m2. Transaksi yang dilakukan merupakan transaksi material karena besarannya mencapai 23,45 persen dari total ekuitas HERO per 30 Juni 2022 sebesar Rp767,67 miliar.
Penilaian terhadap objek transaksi telah dilakukan oleh penilai independen Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Wiseso Saladin & Rekan. Dengan nilai pasar dari tanah dan bangunan yang dijual yaitu Rp187 miliar yang kemudian transaksi penjualan ditetapkan di harga Rp180 miliar.
Hero Supermarket juga menyebutkan penerimaan dana tunai dari pelepasan aset akan mengurangi leverage dan memperkuat posisi keuangan. “Pengurangan leverage juga akan mengurangi pembayaran bunga di masa depan,” tulis manajemen Hero Supermarket.
Kemudian, mendapatkan keuntungan dari penjualan properti yang akan mendukung profitabilitas perseroan di tahun 2022 dan kemampuan untuk memonetisasi aset yang tidak likuid meskipun ada ketidakpastian pasar akibat Covid-19. Transaksi ini juga berpengaruh pada kondisi keuangan Hero Supermarket seperti berkurangnya bunga pinjaman bank jangka pendek, dan mampu melunasi pinjaman bank jangka pendek sebesar Rp108 miliar.
“Penerimaan kas bersih dari rencana transaksi diharapkan menjadi Rp177,20 juta setelah pembayaran pajak final dan pengurangan biaya bunga, dimana Rp108 juta akan digunakan untuk membayar hutang dan saldo kas akan meningkat sebesar Rp69,20 juta,” jelas manajemen.