Hero Supermarket Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun Sepanjang Tahun 2022

Hero Supermarket Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun Sepanjang Tahun 2022
Hero Supermarket (Dok. PT Hero Supermarket Tbk)

Jakarta, Properti Indonesia – PT Hero Supermarket Tbk (HERO) mencatat pendapatan selama tahun 2022 sebesar Rp4,43 triliun. Jumlah ini meningkat 27 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp3,48 triliun.  

Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk, Patrik Lindvall mengatakan bahwa peningkatan pendapatan ini disebabkan oleh pelonggaran pembatasan terkait pandemi terutama di semester kedua 2022. 

 “Guardian membukukan pertumbuhan dua digit dalam penjualan, sementara IKEA juga membukukan pertumbuhan penjualan year on year (tahunan) yang solid,” ujar Patrik dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (17/3).

Lanjut Patrik, laba bersih perusahaan juga tercatat sebesar Rp59 miliar di tahun 2022, capaian ini didukung oleh keuntungan dan divestasi beberapa properti yang dimiliki. Salah satunya HERO telah melakukan divestasi kepada PT Okabe Hardware Indonesia pada Oktober 2022 berupa aset tanah seluas 11.240 m2 dan bangunan dua lantai seluas 12.406 m2, dengan nilai transaksi tersebut mencapai Rp200 miliar.

Selain itu, HERO juga mencatat beban pokok pendapatan sebesar Rp2,58 triliun di tahun 2022. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,96 triliun. Laba kotor juga meningkat 22,18 persen menjadi Rp1,85 triliun di tahun 2022.

Kemudian aset HERO meningkat 10,15 persen secara tahunan dari Rp6,27 triliun pada periode 31 Desember 2021 menjadi Rp6,91 triliun di periode 31 Desember 2022. Jumlah liabilitas meningkat 10,6 persen dari akhir tahun 2021 sebesar Rp5,39 triliun menjadi Rp5,97 triliun pada akhir tahun 2022. Sementara untuk kas dan setara kas akhir tahun 2022 menurun 40,25 persen dari Rp168,7 miliar menjadi Rp100,8 miliar.

“Melanjutkan tinjauan strategis perseroan untuk beralih dari merek Giant pada semester kedua tahun 2021, perseroan berhasil melakukan divestasi tiga properti yang dimiliki pada kuartal kedua tahun 2022. Hasil dari transaksi tersebut telah memperkuat posisi keuangan guna mendukung profitabilitas di masa mendatang. Di Januari 2023, perseroan juga telah menjual satu properti lainnya yang akan lebih memperkuat posisi keuangan perseroan,” jelas Patrik.  

Tags
#Berita Properti #properti #ritel #hero group