Jakarta, Properti Indonesia - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau National Aeronautics and Space Administration (NASA) berencana membangun hunian di bulan pada 2040 mendatang.
Dilansir dari laman The New York Times, rencana pembangunan rumah ini disebut Proyek Olympus. Para ilmuwan menyebutkan, proyek ambisius ini sudah berada di jalur yang tepat. NASA bermitra dengan ICON, perusahaan properti yang berbasis di Austin untuk membangun hunian di bulan tersebut.
ICON adalah perusahaan yang membangun rumah dari beton dengan menggunakan printer 3D. Sebelumnya, perusahaan tersebut telah membangun lebih dari 400 rumah di Austin yang ditujukan untuk tunawisma serta rumah-rumah tahan badai bagi masyarakat tidak mampu di pedesaan Meksiko.
Kerja sama antara NASA dan ICON telah dilakukan sejak 2020, dan pada tahun 2022 perushaan menerima sekitar USD57 atau setara Rp888,9 miliar untuk membangun sistem konstruksi yang menggunakan sumber daya dari Bulan sebagai bahan bangunan.
Rumah yang akan dibangun juga menggunakan material dari debu, batu, dan pecahan mineral di permukaan bulan untuk membuat bahan mirip beton. Bahan-bahan tersebut akan digunakan untuk membangun rumah dan bangunan lainnya. Berdasarkan teori, penggunaan bahan material dari bulan akan membuat struktur bangunan tidak rentan terhadap debu tajam dan racun yang berada di permukaan planet.
ICON akan menggunakan printer yang akan diuji coba di Marshall Space Flight Center NASA pada Februari 2024. Printer tersebut akan diuji untuk menangani kondisi vakum (tidak ada udara) dan tingkat radiasi di ruang angkasa. Selain bekerja sama dengan ICON, NASA juga bekerja sama dengan universitas dan perusahaan swasta untuk membuat perlengkapan rumah tangga lainnya seperti pintu, lantai, dan furnitur.