Jangan Salah, Ini Dia Kriteria Hunian Sewa yang Diminati Ekspatriat

Jangan Salah, Ini Dia Kriteria Hunian Sewa yang Diminati Ekspatriat
Ilustrasi rumah di kawasan Pondok Indah (sumber: Lamudi)

Jakarta, Properti Indonesia – Konsultan properti Colliers Indonesia mengungkapkan bahwa kondisi pasar expatriat housing pada kuartal IV 2022 sudah kembali normal. Hal ini terlihat dari tingkat hunian yang meningkat. 

”Pada dasarnya kondisi rumah sewa untuk ekspatriat sudah normal,” ungkap Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto dalam media briefing, Rabu (4/1).

Meski begitu, anggaran korporasi tidak mengalami kenaikan sehingga beberapa ekspatriat terpaksa menambah uang untuk membayar sewa. Kemudian ada perubahan dari sisi pemilik rumah tapak, dengan pemilik yang mengubah masa ewa seperti sebelum pembeli yakni dari bulanan kembali ke tahunan, khususnya di perumahan yang paling banyak diminati. Seperti contohnya Executive Paradise dan Atmaya Residence.

“Mereka sudah mengubah term sewa yang tadinya fleksibel bulanan sekarang menjadi tahunan. Hal ini karena kondisi pasar yang membaik,” imbuh Ferry.

Menurutnya, kondisi tahun 2022 lebih baik dibanding tahun 2021, dan diperkirakan di tahun 2022 pasar hunian untuk ekspatriat akan terus membaik seiring dengan dihapusnya PPKM.

Dalam kesempatan yang sama, Lenny van Es-Sinaga, Head of Divison of Residential Services Colliers menjelaskan, perusahaan-perusahaan biasanya memastikan ekspatriatnya untuk tinggal di apartemen servis (sewa) maupun kompleks perumahan. Dengan lokasi pilihan masih di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Ekspatriat akan tinggal sementara di apartemen servis untuk mencari tempat tinggal long stay, dengan waktu yang diberi oleh perusahaan untuk mencari tempat tinggal sekitar 1-2 bulan. Sementara long stay ekspatriat bukan hanya tinggal untuk beberapa bulan saja, melainkan hingga 3-4 tahun. Hal ini membuat ekspatriat juga merupakan salah satu kontributor besar untuk pasar hunian di Indonesia.

Selain itu, kriteria hunian tapak yang biasa dicari oleh ekspatriat ada dua tipe, yaitu untuk tempat tinggal single dan untuk family. Bagi ekspatriat yang hanya tinggal sendiri biasanya akan memilih lokasi yang memiliki fasilitas lengkap seperti kolam renang, hingga memiliki akses langsung ke pusat perbelanjaan atau mall.

Sementara untuk ekspatriat yang akan tinggal bersama keluarganya akan memilih lokasi yang berdekatan dengan sekolah internasional untuk anak-anaknya. Seperti di kawasan Pondok Indah, Cilandak, Cipete, dan kawasan BSD. Contohnya seperti Jakarta Intercultural School di Cilandak maupun British School Jakarta di Pondok Aren. Kemudian ekspatriat akan memilih rumah tapak dengan 4 kamar tidur, kolam renang, dan halaman belakang (backyard).

Tags
#hunian #rumah #apartemen #Berita Properti #properti #Jakarta