Bidik Keluarga Milenial, Intiland Luncurkan Sakha Semanan, Hunian Tapak Baru di Jakarta Barat Mulai dari Rp1,9 Miliar

Bidik Keluarga Milenial, Intiland Luncurkan Sakha Semanan, Hunian Tapak Baru di Jakarta Barat Mulai dari Rp1,9 Miliar
Show unit rumah tipe hoek yang menawarkan luas 146,5 m2 (LT) x 125 m2 (10x15 meter) di kawasan hunian Sakha Semanan. (Foto-foto: Intiland)

Jakarta, Properti Indonesia – Pengembang PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) kembali memperkuat portofolio hunian tapaknya di Jakarta Barat melalui peluncuran Sakha Semanan. Proyek terbaru ini dikembangkan di kawasan Taman Semanan Indah, Semanan, yang selama ini dikenal sebagai kawasan hunian matang dengan aksesibilitas relatif lengkap. 

Sakha Semanan menawarkan 32 unit rumah dua lantai berkonsep tropis modern. Pengembangan ini menyasar keluarga muda dan kalangan profesional yang membutuhkan rumah dengan tata ruang fungsional, lingkungan yang tertata, serta kemudahan akses menuju pusat aktivitas.

Dari sisi lokasi, proyek ini memiliki konektivitas ke sejumlah ruas tol utama seperti tol dalam kota, tol bandara, dan tol lingkar luar Jakarta. Selain itu, kawasan ini juga terhubung dengan transportasi publik, di antaranya Stasiun KRL Rawa Buaya dan Kalideres serta layanan TransJakarta.

 

Keterangan Foto: Pimpinan Proyek Sakha Semanan Fransisca Tatik Yudianti dan Corporate Marketing Manager Jap Sui Tjong memantau progress pembangunan pengembangan kluster perumahan terbaru milik Intiland, Sakha Semanan, Jakarta, Senin (23/02).

Pimpinan Proyek Sakha Semanan, Fransisca Tatik Yudianti, mengatakan kehadiran proyek ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam memperkuat segmen hunian tapak di kawasan yang telah memiliki basis permintaan end-user yang solid.

“Pasar saat ini semakin selektif. Konsumen cenderung memilih hunian yang tidak hanya menawarkan desain menarik, tetapi juga kualitas lingkungan dan aksesibilitas yang mendukung aktivitas harian,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (23/02).

Sakha Semanan dipasarkan dalam dua tipe. Tipe standar memiliki luas tanah 90 meter persegi (6x15 meter) dan luas bangunan 122 meter persegi sebanyak 28 unit. Sementara tipe hoek menawarkan luas tanah 146,5 meter persegi (10x15 meter) dan luas bangunan 125 meter persegi sebanyak 4 unit. Seluruh unit dipasarkan mulai dari Rp1,9 miliar per unit.

Dari sisi spesifikasi, pengembang menggunakan struktur beton bertulang dengan fondasi tapak, dinding bata ringan, sanitair TOTO atau setara, serta daya listrik 5.500 VA. Spesifikasi tersebut ditujukan untuk menunjang kebutuhan jangka panjang penghuni.

Kawasan sekitar proyek telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti pusat olahraga Splash Sport Club, lapangan tenis, supermarket, sekolah, area komersial ruko, hingga pusat perbelanjaan dan gerai makanan dan minuman. Kombinasi ini dinilai mendukung gaya hidup praktis bagi penghuni.

Peluncuran Sakha Semanan juga menjadi kelanjutan dari pengembangan Virya Semanan yang diperkenalkan pada 2022 di kawasan yang sama. Proyek sebelumnya tersebut terdiri atas 30 unit rumah eksklusif dan saat ini hampir seluruhnya terjual.

Perseroan memproyeksikan pasar hunian tapak di Jakarta dan sekitarnya tetap solid pada 2026. Sejumlah riset konsultan properti menunjukkan segmen rumah menengah di kisaran harga Rp1 miliar hingga Rp2 miliar masih menjadi kontributor transaksi terbesar.

“Dengan posisi harga yang berada di rentang tersebut, Sakha Semanan diharapkan dapat menangkap permintaan dari end-user yang mencari hunian strategis sekaligus berpotensi sebagai aset jangka panjang,” pungkas Fransisca.

Tags
#hunian #rumah #intiland development #rumah modern tropis #jakarta barat