Sempat Viral karena Terancam Bubar, Developer Top Ini Akhirnya Mulai Bayar Utang

Sempat Viral karena Terancam Bubar, Developer Top Ini Akhirnya Mulai Bayar Utang
Evergrande Group (bloomberg)

Jakarta, Properti Indonesia – Perusahaan properti asal Tiongkok, Evergrande Group yang sedang terlilit utang akhirnya mulai membayar kewajibannya pada investor dalam bentuk wealth management dengan real estate mereka. 

Evergrande sebelumnya dikabarkan hampir bangkrut karena masalah hutang yang membelit mereka. Utang Evergrande tercatat lebih dari US$300 miliar atau setara Rp4.277 triliun. Perusahaan berada dalam pergolakan krisis likuiditas yang membuatnya berupaya mengumpulkan dana untuk membayar utang ke bank dan pemasoknya. Mereka juga memiliki kewajiban terkait pembayaran bunga obligasi sebesar US$83,5 juta yang jatuh tempo pada Kamis (16/9) lalu.

Dilansir dari laman Reuters, Minggu (19/9), Perusahaan mengatakan dalam postingan di WeChat pada Sabtu (18/9), bahwa investor yang tertarik untuk menebus produk manajemen kekayaan untuk aset fisik harus menghubungi konsultan investasi mereka atau mengunjungi kantor lokal.

Ada sekitar 40 miliar yuan (US$ 6 miliar) yang termasuk dalam produk manajemen kekayaan Evergrande. Produk semacam itu biasanya dipegang oleh investor ritel. 

Adapun pada awal bulan ini, pengajuan bursa menunjukkan bahwa Evergrande telah melunasi utang jatuh tempo sebesar 219,5 juta yuan kepada pemasok Skshu Paint Co Ltd dalam bentuk apartemen di tiga proyek properti yang belum selesai. Kemudian pada 10 September, Evergrande berjanji untuk membayar kembali semua produk manajemen kekayaannya sesegera mungkin.

Tags
#Berita Properti #Bisnis Properti #properti